News

Belum Lengkap, Kejagung Kembalikan Lagi Berkas Unlawfull Killing Laskar FPI

Penyidik diminta untuk segera melengkapi sesuai dengan petunjuk yang diberikan.


Belum Lengkap, Kejagung Kembalikan Lagi Berkas Unlawfull Killing Laskar FPI
Tim Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah mobil yang digunakan oleh polisi dan laskar Front Pembela Islam saat insiden Tol Jakarta-Cikampek di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12/2020) (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Jaksa peneliti pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung kembali mengembalikan berkas perkara unlawful killing kepada penyidik Bareskrim Polri. Penyidik diminta untuk segera melengkapi sesuai dengan petunjuk yang diberikan.

"Hari ini (Selasa, red.) jaksa peneliti Jampidum mengembalikan berkas perkara dugaan tindak pidana pembunuhan atas nama tersangka FR dan tersangka MYO," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspekum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Berkas perkara sebelumnya, kata Leonard, dinyatakan belum lengkap atau P-18 oleh jaksa peneliti pada hari Jumat (30/4) lalu sebagaimana surat P-18 Nomor : B-1609/E.2/Eoh.1/04/2021 tanggal 30 April 2021.

Berkas tersebut dikembalikan lengkap dengan petunjuk-petunjuk dari jaksa peneliti (baik kekurangan kelengkapan formil maupun kekurangan kelengkapan materil) yang dituangkan dalam surat P-19 Nomor : B/1664/E.2/Eoh.1/05/2021 tanggal 03 Mei 2021 guna dilengkapi oleh penyidik.

"Pengembalian berkas ini guna dilengkapi oleh penyidik," kata Leonard.

Sebelumnya Kejagung melalui Sekretariat JAM Pidum menerima pelimpahan kedua berkas perkara kedua tersangka yang disangka melanggar pasal 338 KUHP jo pasal 56 KUHP dari penyidik Bareskrim Polri pada Selasa (27/4).

Pelimpahan berkas kedua tersangka tersebut sebagai tindaklanjut diterimanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor: B/81.5a/IV/2021/Dittipidum tanggal 13 April 2021 oleh Kejagung dari Bareskrim Polri.

SPDP tersebut, berisikan pemberitahuan tentang dimulainya penyidikan dugaan pembunuhan terhadap enam orang pendukung Mohammad Rizieq Shihab.

Ke enam anggota dari laskar FPI yang organisasinya kini telah dilarang pemerintah, yaitu Andi Oktiawan, Ahmad Sofiyan alias Ambon, Faiz Ahmad Syukur alias Faiz, Muhammad Reza alias Reza, Lutfi Hakim dan Muhammady Suci Khadavi.[]

Arief Munandar

https://akurat.co