Tech

Belum Daftar PSE, PUBG dan Mobile Legend Terancam Diblokir?

Menkominfo ajak para perusahaan Game untuk segera daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) ke Kominfo.


Belum Daftar PSE, PUBG dan Mobile Legend Terancam Diblokir?
Tampilan Mobile Legends: Bang Bang. (Play Store)

AKURAT.CO, Game yang tengah populer seperti PUBG, Mobile Legend hingga Free Fire kini diharuskan untuk mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) ke Kominfo.

Namun, game PUBG Mobile dan Mobile Legends rupanya belum ada di laman pse.kominfo.go.id. Sementara itu, Free Fire sudah terdaftar di dalamnya.

Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Menteri Kominfo Johnny Plate mendesak PSE untuk segera mendaftarkan dirinya. Pendaftaran tersebut merujuk pada Permenkominfo No 5 Tahun 2020 dan PP 71/2019.

baca juga:

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengatakan akan memblokir platform dan game, yang belum daftar Penyelenggara Sistem Elekronik (PSE).

Namun, ada game besar yang terancam, yakni Mobile Legends dan PUBG Mobile, sedangkan Free Fire, dinyatakan aman.

“Kami mendorong lebih 4.000 PSE baik lokal dan global untuk melakukan pendaftaran sesuai dengan undang-undang. Terjadi kealpaan PSE tidak terdaftar kalau tidak terdaftar operasi secara ilegal," kata Johnny, dikutip situs resmi PSE Kominfo, Jumat (1/7/2022).

Lebih lanjut, kedua game populer besutan Moonton dan Tencent itu, tidak ada di daftar PSE Domestik maupun Asing.

Sementara, Garena Indonesia sendiri sudah aman, karena mulai dari Free Fire, Arena of Valor dan Call of Duty: Mobile telah terdaftar PSE.

Tak hanya, Mobile Legends dan PUBG Mobile, beberapa judul lainnya juga tidak terlihat. Nama-nama besar seperti Genshin Impact, League of Legends: Wild Rift, Apex Legends Mobile, Roblox, Among Us, Lokapala dan masih banyak lagi, masih menjadi misteri mengapa belum daftar PSE.[]

Sementara itu, Direktur Jenderal Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan meminta para platform digital untuk segera mendaftar, mengingat aturan terkait sudah ada sejak 2020 lalu.

Menkominfo juga disebut telah menemui 66 perusahaan berskala besar dan beroperasi di Indonesia. Saat pertemuan, ditegaskan untuk para PSE untuk segera mendaftar.

Sebagai informasi, tenggat waktu pendaftran 20 Juli 2022 mendatang. Artinya kurang dari satu bulan lagi platform digital harus mendaftar ke Kominfo.

Jika hingga waktu yang ditentukan belum juga mendaftar,PSE disebut ilegal dan akan mendaptkan sanksi pemblokiran.

"Kealpaan pendaftaran baik lokal dan asing akan dilakukan pemblokiran, peringatan keras sampai pemblokiran," tegas Semuel.