Ekonomi

Beli Pertalite dan Solar Wajib Pakai MyPertamina di Pulau Jawa Mulai 1 September 2022

Ega: Saat ini Pertamina sedang melakukan beberapa skema tahap implementasi yang di dalam penerapannya akan terus di diskusikan dengan Pemda terkait.


Beli Pertalite dan Solar Wajib Pakai MyPertamina di Pulau Jawa Mulai 1 September 2022
Pertamina Patra Niaga. (MyPertamina) (Dokumentasi: Istimewa/Pertamina)

AKURAT.CO, Penerapan transaksi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solat akan serentak diberlakukan di seluruh pulau Jawa. Pada pelaksanaannya, akan dilakukan per tanggal 1 September 2022.

Mengenai hal tersebut, Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengatakan bila tanggal tersebut penerapan bukan hanya di Jawa saja, melainkan di Palu, Pontianak, Mataram dan tahapan implementasi disebut sebagai Wave II (Gelombang II).

Ega mengatakan saat ini Pertamina sedang melakukan beberapa skema tahap implementasi yang di dalam penerapannya akan terus di diskusikan dengan Pemda terkait.

baca juga:

Pertamina memulai langkah tersebut dengan melakukan wave I terlebih dahulu, dengan registrasi dan eksekusi awal berupa uji coba di 11 daerah yang telah di tetapkan oleh perusahaan pelat merah tersebut.

"Nanti belum secara skala nasional, wave I ini. Wave II-nya baru nanti kita akan lihat pengembangannya di Pulau Jawa. Tetapi wave II ini kita rencanakan mungkin di pertengahan Agustus atau 1 September," ujar Ega, dalam Webinar E2S, Rabu (29/06/2022).

Sedangkan untuk besaran skala nasional atau wave III dengan menggunakan MyPertamina, Ega tidak membahasnya lebih lanjut. Ia hanya mengatakan pihak saat ini berkonsentrasi pada registrasi dan persiapan wave (gelombang) I.

"Tapi ini belum kita finalisasi kawan-kawan, jadi kita masih konsentrasi pada registrasi dan persiapan wave (gelombang) I, Jadi ini bukan berbakti terus Jakarta wes (sudah) daftar 1 Juli, nggak bisa beli Pertalite kalau nggak daftar, tidak. Yang kita dorong adalah 1 Juli akan kita mulai membuka pendaftaran," kata Ega.

Sebagai tambahan informasi, per tanggal 1 Juli mendatang akan dilakukan uji coba pendaftaran transaksi Pertalite dan Solar bagi pengguna kendaraan roda empat di MyPertamina.

Untuk penerapan kebijakan ini nantinya akan diberlakukan terlebih dahulu di 11 daerah yang tersebar di 5 provinsi di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan bila penyaluran BBM Subsidi ini telah diatur baik dari sisi kuotanya atau jumlah maupun dari segmentasi penggunanya.

Sistem di aplikasi MyPertamina akan membantu mencocokkan data pengguna. Bagi pengguna yang sudah melakukan registrasi, baik kendaraan maupun identitas, akan mendapatkan notifikasi melalui e-mail. 

Demi memudahkan sistem distribusi ini, para pengguna yang terdaftar nantinya akan memperoleh QR Code khusus yang menunjukan bahwa data telah cocok dan bisa membeli Solar ataupun Pertalite.

"Yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar di website MyPertamina, jika seluruh data sudah cocok maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital," tukasnya.[]