Ekonomi

Beli Minyak Goreng Pakai NIK dan PeduliLindungi, Susi Pudjiastuti Kaget?

menerapkan kebijakan baru mengenai pembelian minyak goreng curah seharga Rp14.000 dengan menggunakan NIK dan aplikasi PeduliLindungi


Beli Minyak Goreng Pakai NIK dan PeduliLindungi, Susi Pudjiastuti Kaget?
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melayangkan komentarnya mengenai pembelian minyak goreng curah melalui aplikasi PeduliLindungi dan wajib menggunakan NIK.

Dalam akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti ia memberi komentar dengan emoticon ‘kaget dan merasa aneh’.

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan akan menerapkan kebijakan baru mengenai pembelian minyak goreng curah seharga Rp14.000 dengan menggunakan NIK dan aplikasi PeduliLindungi.

baca juga:

Penerapan tersebut akan diberlakukan dalam 2 minggu ke depan terhitung pada Senin 27 Juni 2022. Tak hanya itu, ia juga akan membatasi pembelian minyak goreng dengan maksimal pembelian 10 kg untuk 1 NIK per harinya.

Sekadar informasi, sebelumnya BUMN Holding Pangan ID FOOD terus berkomitmen dalam menjaga ketersediaan pangan komoditas minyak goreng untuk masyarakat. Upaya sinergi dengan Kementerian atau stakeholders terus dilakukan untuk pemerataan pendistribusian minyak goreng.

“Saat ini ID FOOD Group melalui anggota holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Rajawali Nusindo telah mendistribusikan hingga 60 Juta liter minyak goreng curah melalui pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia,” tutur Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD dalam keterangan resminya, Minggu (26/6/2022). 

Frans menambahkan bahwa pasokan minyak goreng terus didistribusikan melalui beberapa skema, Pertama skema makro secara reguler melalui pendistribusian ke pasar-pasar tradisional. Skema lainnya adalah pendistribusian melalui platform digital Warung Pangan dalam mendistribusikan migor rakyat.

Menurutnya transaksi minyak goreng melalui aplikasi Warung Pangan yang sejak launching awal Mei lalu terus mengalami perkembangan. Ia pun menyambut baik adanya perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mendapatkan migor curah rakyat yang digagas Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. 

Dengan menyinergikan aplikasi PeduliLindungi dengan platform Warung Pangan dapat memudahkan Penjual dalam mendata pembelian migor dan juga memudahkan pembeli mendapatkan minyak goreng, sinergi aplikasi ini terus dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi dan stakeholders terkait lainnya.[]