Ekonomi

Beli Minyak Goreng Curah Dari Program MigorRakyat Harus Pakai KTP

Setiap orang bisa membeli minyak goreng curah dengan harga Rp14 ribu per liternya. Namun pembelian dibatasi hanya sampai satu atau dua liter per hari.


Beli  Minyak Goreng Curah Dari Program MigorRakyat Harus Pakai KTP
Penjual memasukkan minyak goreng curah ke dalam jeriken di kawasan Pasar Cipete, Jakarta, Sabtu (30/4/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama BUMN dengan pelaku usaha merilis program minyak goreng curah murah, yang dinamakan MigorRakyat.

Setiap orang bisa membeli minyak goreng curah dengan harga Rp14 ribu per liternya. Namun pembelian dibatasi hanya sampai satu atau dua liter per hari.

 Masyarakat sendiri wajib menyertakan KTP untuk mendapatkan MigorRakyat tersebut.

baca juga:

"Setiap orang dapat membeli minyak goreng curah 1-2 liter per hari dengan menunjukan KTP," kata Lutfi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Kementerian Perdagangan, Sabtu (21/5/2022).

Ia juga mengatakan dalam implementasinya, program MigorRakyat akan menggunakan aplikasi digital tersinkronisasi secara nasional. Program ini tengah digenjot untuk disebarkan ke seluruh Indonesia.

"Saat ini sudah tersedia 2.000 titik, dan dalam waktu dekat terjangkau 10 ribu titik," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menjelaskan, Program MigorRakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah. 

Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usahaminyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp14.000/liter tepat sasaran. 

Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakatsebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.