News

Belanja di Pasar Tanah Abang Kini Tak Sebebas yang Dulu, Ini Penyebabnya

Kini para pengunjung maupun pedagang wajib membawa kartu vaksin sebagai syarat masuk ke pasar tersebut


Belanja di Pasar Tanah Abang Kini Tak Sebebas yang Dulu, Ini Penyebabnya
Petugas keamanan memeriksa kartu vaksin pengunjung saat akan masuk Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, Senin (26/7/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  Berbelanja di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat kini tak lagi seperti dulu. Para calon pembeli, pedagang dan penjaga toko wajib menunjukan kartu vaksin sebelum berbelanja atau berjualan di seluruh blok di Pasar Tanah Abang.

Tanpa kartu vaksin, petugas keamanan PD Pasar Jaya bakal menghadang di pintu masuk. 

Aturan itu resmi berlaku di seluruh blok Pasar Tanah Abang mulai kemarin, Senin (26/7/2021) sebagai konsekuensi dari relaksasi PPKM level 4.

Diketahui, Pasar Tanah Abang merupakan salah satu pasar tradisional non Sembako yang dibolehkan buka selama pelonggaran PPKM level 4. 

"Iya. Wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19 di pintu masuk," kata Manajer Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza saat dihubungi, Selasa (27/2021). 

Kebijakan itu tentu berdampak pada semakin ketatnya masuk ek area Pasar konveksi terbesar di Asia Tenggara itu.

Tidak semua orang kini bisa bebas masuk dan keluar dari satu blok ke blok lainnya di Pasar Tanah Abang. Petugas keamanan pasar akan langsung menghadang di pintu masuk saat pengunjung atau pedagang tak mengantongi kartu vaksin. 

"Pasar tanah abang yang dimiliki Pasar Jaya hanya blok A, B, F dan G. Dan semuanya akan mengacu informasi (aturan) ini," katanya. 

Selain wajib mengantongi, aturan tambahan yang wajib dikantongi adalah soal jam operasional dan kapasitas pasar.

Dia mengatakan, Pasar Tanah Abang hanya beroperasi sejak pukul 07.00-15.00 WIB setiap harinya dan kapasitasnya juga dibatasi hanya maksimum 50 persen. 

"Semua aturan itu untuk menghindari kerumunan menyesuaikan dengan aturan baru dari pemerintah," katanya. 

Pemerintah sebelumnya memutuskan memperpanjang PPKM dengan level 4 hingga 2 Agustus 2021. Namun, pemerintah menetapkan sejumlah penyesuaian atau pelonggaran pembatasan terhadap aktivitas serta mobilitas masyarakat. 

Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 15.00 dengan protokol ketat.

Dalam aturan sebelumnya, yang boleh beroperasi hanya pasar yang menjual bahan pangan. Alhasil, Pasar Tanah Abang pun sempat berhenti beroperasi beberapa waktu.[]