Olahraga

Belajar dari Joshua-Ruiz, Hearn Punya Firasat Pacquiao Dikalahkan Ugas

Manny Pacquiao harus menghadapi Yordenis Ugas setelah Errol Spence Jr mundur karena cedera retina mata.


Belajar dari Joshua-Ruiz, Hearn Punya Firasat Pacquiao Dikalahkan Ugas
Promotor tinju asal Inggris, Eddie Hearn, sudah menduga Manny Pacquiao bakal dikalahkan Yordenis Ugas. (BOXINGSCENE.COM)

AKURAT.CO, Barangkali karena pengalamannya menyaksikan kekalahan Anthony Joshua atas Andy Ruiz Jr di New York, Amerika Serikat, pada 2019, promotor terkemuka asal Inggris, Eddie Hearn, punya firasat bahwa Manny Pacquiao bakal dikalahkan oleh Yordenis Ugas, akhir pekan lalu.

Joshua dikalahan Ruiz ketika Ruiz muncul sebagai lawan pengganti Jarrel Miller yang disanksi karena diketahui mengonsumsi doping sebulan sebelum laga. Akan halnya Pacquiao tunduk atas Ugas yang naik ring sebagai pengganti Errol Spence Jr yang mengalami cedera retina mata.

“Manny sangat berpengalaman. Dia bertarung melawan banyak gaya (petinju) sebelumnya. Tetapi ketika Anda berlatih untuk (menghadapi) Spence selama delapan atau sembilan pekan, itu berbeda,” kata Hearn sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Dan dalam hal Ugas, ini adalah hal yang berbeda. Jadi, menurut saya dia mungkin sedikit meremehkan perubahan lawan, atau bagaimana mudahnya (pertarungan) bakal terjadi. Dan dia bukan petarung sebagaimana dia dulu. Ini hanyalah soal kuasa waktu.”

Pacquiao menyerah atas Ugas dalam pertarungan 12 ronde di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Ugas muncul sebagai lawan pengganti sepuluh hari menjelang laga ke-72 legenda tinju asal Filipina tersebut.

“Sekitar Kamis atau Jumat (sebelum laga Pacquiao vs Ugas), saya berpikir, ‘saya punya perasaan aneh bahwa Ugas bakala memenangi pertandingan ini.’ Dan saya mau mencuitkannya. Tetapi saya pikir, ‘tidak, saya saya tidak melakukannya kalau-kalau saya bakal terlihat konyol,” ucap Hearn.

“Dan ketika saya bangun pada Minggu pagi, saya harus mencuitkannya. Tetapi menurut saya itu sangat sulit. Kita sudah melihatnya berkali-kali, bagi seorang petarung beradaptasi dengan perubahan lawan, terutama di akhir-akhir kamp latihan, saya tahu itu.”

Kekalahan atas Ugas juga seperti memberi dorongan bagi banyak pihak bahwa inilah waktunya bagi Pacquiao untuk pensiun. Menghadapi Ugas, Pacquiao telah berusia 42 tahun delapan bulan.

Pun demikian, Pacquiao mengatakan ia masih akan melakukan pertarungan. Petinju yang pernah menjadi juara dunia di berbagai divisi itu bahkan masih menyebut nama-nama besar seperti Terence Crawford dan Errol Spence.[]