Olahraga

Bela Negara, Alasan Usyk Lakoni Pertarungan Kedua Kontra Joshua

Rencananya kedua petarung akan saling berhadapan di Jeddah, Arab Saudi, 20 Agustus 2022 mendatang.


Bela Negara, Alasan Usyk Lakoni Pertarungan Kedua Kontra Joshua
Juara Dunia Tinju Kelas Berat, Oleksandr Usyk bersiap melakoni pertarungan keduanya dengan Anthony Joshua di Jeddah, Arab Saudi pada 20 Agustus 2022. (Reuters/Peter Cziborra)

AKURAT.Co, Juara dunia tinju kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk membocorkan salah satu alasan kenapa dia menyetujui pertarungan keduanya melawan Anthony Joshua di tengah bombardir Rusia di tanah kelahirannya.

Salah seorang tentara yang terluka di sebuah rumah sakit di Ukraina telah mendesaknya untuk ‘berjuang demi negara’ dengan menghadapi Joshua. Usyk bahkan berharap bisa membawa kegembiraan bagi para pejuang itu dengan pertarungan tersebut.

Usyk mengalahkan Joshua di depan para pendukungnya sendiri di Stadion Tottenham Hotspur, London pada bulan September silam untuk merebut sabuk WBA, WBO, IBF dan IBO.

baca juga:

Kedua petarung akan kembali saling berhadapan dalam pertandingan ulang di Jeddah, Arab Saudi pada 20 Agustus mendatang.

“Saya pergi ke rumah sakit, di mana tentara terluka dan mendapatkan rehabilitasi dari perang,” kata Usyk dikutip laman Reuters.

“Mereka meminta saya untuk pergi, berjuang, berjuang untuk negara, berjuang untuk harga diri, dan jika saya bergi ke sana, saya bahkan akan membantu lebih banyak untuk negara.”

“Saya tahu banyak orang-orang terdekat saya sekarang berada di garis depan dan berjuang. Apa yang saya lakukan sekarang, saya hanya mendukung mereka, dan dengan pertarungan ini saya ingin membawa mereka semacam kegembiaraan di antara apa yang mereka lakukan.”

Setelah invasi Rusia ke Ukraina yang disebut Moskow sebagai ‘operasi khusus’, Usyk kembali ke Kyiv untuk bergabung dengan batalion pertahanan teritorial.

Petinju berusia 35 tahun itu menambahkan, bahwa dia tidak akan ikut bertempur bersama pihak militer begitu dia kembali ke tanah airnya setelah pertarungan.

Di lain sisi, sang lawan Anthony Joshua mengatakan dia sudah sangat lapar dan putus asa untuk bisa merebut kembali gelar kelas berat dunianya dari tangan Usyk di Jeddah pada 20 Agustus mendatang.

Ini bukanlah kekalahan pertama Joshua, petinju asal Inggris itu juga pernah kehilangan sabuknya dari tangan petinju Meksiko, Andy Ruiz Jr pada 2019 sebelum mendapatkannya kembali pada akhir tahun di Arab Saudi.

Bahkan demi kembali mendapatkan gelarnya, Joshua datang dengan arahan pelatih baru, Robert Garcia, yang merupakan mantan juara dunia tinju kelas bulu super.

“Apa yang terjadi kemudian adalah masa lalu, saya tidak benar-benar hidup di masa lalu. 20 Agustus, saya akan hadir dan menantikan pertandingan ronde demi ronde,” kata Joshua.[]