News

Bela Joe Biden, Demokrat Tuding Kekacauan Penarikan Afganistan karena Donald Trump 

Menlu Antony Blinken menekankan bahwa Biden mewarisi perjanjian Trump dengan Taliban, bahwa semua pasukan AS akan meninggalkan Afganistan pada Mei 2021.


Bela Joe Biden, Demokrat Tuding Kekacauan Penarikan Afganistan karena Donald Trump 
Demokrat alihkan kesalahan atas kekacauan penarikan pasukan dari Afganistan ke Donald Trump. (TWITTER/@AJEnglish)

AKURAT.CO Ketika Partai Demokrat membela pemerintahan Joe Biden dari meningkatnya kritik atas penarikan militer negara yang kacau dari Afganistan, sebuah taktik baru muncul. Mereka kini menyoroti peran mantan Presiden Donald Trump.

Pada sidang Kongres hari Senin (13/9), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menekankan bahwa Biden mewarisi perjanjian Trump dengan Taliban yang menetapkan bahwa semua pasukan AS akan meninggalkan Afganistan pada Mei tahun ini.

Sebagaimana diwartakan Al Jazeera, penarikan militer AS pada akhir Agustus lalu telah berubah menjadi krisis bagi pemerintahan Biden. Beberapa waktu ini, ia terus menghadapi kecaman luas dari Partai Republik serta komentator media, dan ini lantas berimbas pada seruan untuk pengunduran dirinya.

Namun, sekarang para pendukung Biden di Kongres meningkatkan pertahanan untuk membela Biden. Dalam 'serangan baliknya', mereka berfokus pada kebijakan pemerintahan sebelumnya yang berurusan dengan Taliban. 

Baca juga: Ashraf Ghani Minta Maaf Pada Rakyat Afganistan, Akui Kabur Demi Jaga Perdamaian

Aksi bela Biden itu pun tecermin selama sidang hari Senin waktu setempat, di mana para legislator Demokrat memfokuskan pertanyaan dan komentar mereka pada pembicaraan Trump dengan Taliban. Sementara Partai Republik sibuk mengecam Blinken dan pemerintahan saat ini.

"Kami mewarisi tenggat waktu (untuk penarikan); kami tidak mewarisi sebuah rencana," ujar Blinken kepada Komite Urusan Luar Negeri DPR AS (HFAC).

"Jadi tidak ada rencana sama sekali; sungguh menakjubkan bahwa ini akhirnya tidak berkembang menjadi lebih buruk," kata anggota Kongres Brad Sherman, seorang Demokrat California, menambahkan dukungan untuk Blinken.

Pada Februari 2020, pemerintahan Trump menandatangani kesepakatan dengan Taliban. Adapun kesepakatan itu antara lain untuk memastikan penarikan semua pasukan asing dari Afganistan dan menjamin bahwa 'tanah Afghanistan tidak akan digunakan untuk melawan keamanan AS dan sekutunya'.