News

Bekali Pelajar Soal Trantib, Riza Ingatkan Hal Ini

Bekali Pelajar Soal Trantib, Riza Ingatkan Hal Ini
Wagub Riza Patria didampingi siswa SMA dan SMK saat usai memberi edukasi kepada ratusan siswa SMA dan SMK di Jakarta (Dok. Pribadi)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria berharap para pelajar di Jakarta dapat memahami masalah ketenteraman dan ketertiban kota sebagai salah satu prasyarat menuju kota global.

Aksi tawuran dan penyalahgunaan narkoba harus dihindari untuk mencegah lahirnya generasi muda yang produktif. Hal ini disampaikan Riza saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan edukasi pelajar berupa pembinaan atau bimbingan bagi para pelajar mengenai Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Tantribum dan Linmas).

Kegiatan itu diinisiasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Provinsi DKI Jakarta dengan melibatkan 250 orang pelajar SMA dan SMK se-Jakarta. Kegiatan itu berlangsung di Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2022). 

baca juga:

"Penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan Kota Jakarta. Tidak mungkin kita membangun kota yang kita cintai ini, tanpa hadirnya ketertiban masyarakat," ujar Riza. 

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu menyatakan bahwa Kota Jakarta sudah menjadi kota global. Ciri utamanya adalah telah tersedianya transportasi terintegrasi, pembayaran tiket terintegrasi, taman-taman atau ruang terbuka hijau, juga suasana yang aman dan tenteram. Semua hal itu dapat terwujud berkat kolaborasi semua pihak, termasuk Satpol PP DKI Jakarta.

"Satpol PP yang memiliki tugas dan fungsi menjaga ketenteraman, ketertiban serta melaksanakan perlindungan masyarakat wajib melibatkan, mengajak dan menggandeng para generasi muda untuk dapat berperan aktif dalam menjaga Kota Jakarta yang aman, nyaman dan tertib," kata Riza. 

Ia pun berpesan agar penegakan ketertiban dan ketenteraman masyarakat harus dilakukan dengan cara-cara persuasif, bukan dengan kekerasan. 

"Kita syukuri bahwa saat ini penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP DKI Jakarta sudah jauh dari kekerasan. Tidak lagi menonjolkan kekuatan fisik dalam penanganan pelanggaran. Dalam penutupan tempat-tempat hiburan yang melanggar, sudah mengedepankan pendekatan legal," tandasnya. 

Riza menambahkan, ketegasan harus diwujudkan dengan keteguhan memegang aturan dan dilaksanakan dengan cara yang beradab. Salah satu cara yang beradab dan persuasif adalah dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat, termasuk kepada para pelajar atau generasi muda. Sehingga, masyarakat, khususnya para generasi muda memiliki pemahaman mengenai pentingnya ketenteraman dan ketertiban umum.[]