News

Bejat! Seorang Kakek di Purwakarta Cabuli Remaja 12 Tahun di Warung

Bejat! Seorang Kakek di Purwakarta Cabuli Remaja 12 Tahun di Warung
Ilustrasi Penangkapan (Lukman Hakim Naba)

AKURAT.CO Jajaran Polres Purwakarta berhasil meringkus seorang pria tua berinisial SR alias Aay (69) terkait kasus dugaan cabul terhadap seorang bocah.

Pelaku yang tercatat sebagai warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, melakukan aksi bejatnya itu terhadap remaja berusia 12 tahun itu di warung yang berada di depan rumah anak pelaku.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan pelaku diduga telah melakukan tindakan pencabulan pada bocah tersebut. Penangkapan juga telah dilakukan pada Kamis, 29 September 2022 lalu.

baca juga:

“Untuk saat ini pelaku sudah kita lakukan penahanan di Mapolres Purwakarta. Motifnya, pelaku memberi uang jajan kepada korban, sehingga korban dapat dicabuli oleh pelaku,” jelas Edwar,Sabtu (1/10/2022).

Kapolres menjelaskan untuk menutupi perbuatannya tersebut, tersangka mengiming-imingi uang sebesar Rp10 ribu agar korban tak bercerita kepada orang lain mengenai hal yang dialaminya tersebut.

Edwar menambahkan, perbuatan pelaku akhirnya terungkap ketika korban bercerita dengan salah seorang temannya, lalu temannya itu melaporkannya kepada orang tua korban.

“Tidak terima atas kejadian itu, orang tua korban lantas membuat laporan kepada kepolisian, sehingga kami tindak lanjut dengan melakukan penyelidikan serta penangkapan tersangka” terangnya.

Edwar mengungkapkan saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan pihaknya terus mengembangkan penyelidikan dan pemeriksaan kepada saksi, korban, dan pelapor.

“Saat ini kami terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap para saksi, korban, pelapor dan juga tersangka dalam kasus ini. Untuk korban yang awalnya satu orang, berdasarkan pengembangan penyidikan korbannya mencapai empat orang dan semuanya anak di bawah umur,” ucap Edwar.

Kapolres menambahkan, awalnya korban satu orang yang mengakui telah dicabuli oleh pelaku, sedangkan tiga orang lainnya tidak membeberkan lantaran ketakutan bahwa mereka sebagai korban.

“Setelah kita lakukan pendekatan, akhirnya ketiga anak tersebut mengakui bahwa dia pernah menjadi korban pencabulan dari pelaku ini,” Beber Edwar.

Untuk modusnya, kata Edwar, pelaku ini mengiming-imingi para korban memberi uang jajan yang kemudian diajak ke suatu tempat tertentu.

“Jadi para korban ini di iming-iming uang jajan dan kemudian diajak ke suatu tempat tertentu yang kemudian di situ lah pencabulan terjadi. Kalau alasan mencabuli korban, katanya kesepian,” ujarnya.

Edwar meminta agar pihak keluarga mempercayakan penanganan kasus itu ke Polres Purwakarta.

“Yang jelas kasus diproses, makanya percayakan ke Polres Purwakarta. Saat ini kasus sudah ditangani penyidik PPA,” ucap Edwar.

Lebih lanjut ia mengatakan pelaku telah dijerat pasal 82 ayat (1), Juncto (Jo 76E Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

“Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tukas dia. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.