News

Begini Persepsi Anak Muda Soal Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Mayoritas anak muda menilai keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri sangat tepat.


Begini Persepsi Anak Muda Soal Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat kunjungan di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat, (29/1/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Survei Indikator Politik Indonesia menyebut mayoritas anak muda menilai keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri sangat tepat.

"Secara umum 50,4 persen menilai keputusan presiden untuk mengangkat Jenderal Listyo sebagai Kapolri sangat tepat dan tepat, hanya 5,6 persen menilai tidak tepat," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muthadi dalam Rilis Survei Indikator: Suara Anak Muda tentang isu-isu sosial politik bangsa", Minggu (21/3/2021).

Hasil survei memperlihatkan jumlah responden yang menilai sangat tepat sebesar 5,0 persen, tepat 45,4 persen. Hanya 0,1 persen menilai sangat tidak tepat dan 43,9 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Selain itu, masih berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, anak muda secara umum sangat yakin atau cukup yakin Kapolri bisa menjalankan tugasnya.

Sebesar 61,1 persen anak muda yakin Kapolri mampu menjalankan tugasnya, hanya 5,9 persen kurang yakin, dan 0,3 persen tidak yakin, selebihnya 32,6 persen menjawab tidak tahu.

Survei ini dilakukan dari tanggal 4-10 Maret 2021, menggunakan 1.200 responden berusia 17 sampai 21 tahun, dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei terhadap responden dilakukan menggunakan kontak telepon yang diambil secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri sekaligus menaikkan pangkatnya menjadi Jenderal Polisi di Istana Negara Jakarta, Rabu (27/1) lalu. []