News

Begini Jawaban Ketua Timsel KPU-Bawaslu Jawab Tudingan Miring Bekas Timses Jokowi

Mereka bertekad akan profesional, independen dan bebas dari tekanan politik dalam bekerja


Begini Jawaban Ketua Timsel KPU-Bawaslu Jawab Tudingan Miring Bekas Timses Jokowi
Timsel Calon Anggota KPU dan Bawaslu ()

AKURAT.CO  Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu, Juri Ardiantoro menegaskan dirinya bersama 10 panitia lainnya akan profesional, independen dan bebas dari tekanan politik dalam bekerja. Juri juga menegaskan pansel telah bertekad untuk membebaskan diri dari penyalahgunaan tugas. 

Pernyataan itu dia sampaikan untuk menjawab pertanyaan soal upaya Pansel membentengi diri dari tekanan politik. Pasalnya, Juri Ardiantoro merupakan mantan tim sukses calon Presiden Jokowi-Makruf Amien pada Pilpres 2019. Hal itu membuat publik khawatir adanya konflik kepentingan dalam proses seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu. 

"Kami 11 orang ini sudah bertekadlah, ini adalah pribadi-pribadi orang yang luar biasa yang akan menjaga diri dari berbagai kemungkinan penyalahgunaan tugas ini," katanya dalam konferensi pers, Jumat (15/10/2021). 

Pihaknya tengah merampungkan penyusunan kode etik Pansel. Kode etik itu akan menjadi pedoman sekaligus aturan baku yang mengikat satu sama lain diantara Pansel. 

"Kalau ditanya secara konkrit, kami sedang proses finishing code of conduct diantara kita ini. Jadi kita juga akan menyusun pakta integritas dan nanti kami akan sepakati dan itu menjadi pegangan di dalam bekerja," ungkapnya. 

Dia berharap, hingga akhir masa tugas seluruh anggota Pansel dapat bekerja sesuai harapan publik dan terlindungi dari tekanan politik ataupun terjebak dalam konflik kepentingan. 

Juri menyampaikan pendaftaran calon anggota KPU dan Bawaslu RI mulai membuka pada Senin (18/10/2021) yang akan datang. Pansel akan bekerja maksimal selama tiga bulan kedepan untuk mendapatkan 14 nama calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu. 

"Jadi, tanggal 18 Oktober 2021 hari Senin yang akan datang adalah hari pertama dimulainya masa pendaftaran bakal calon. Pendaftaran akan berlangsung dari tanggal 18 sampai 15 November 2021," ujarnya. 

Dia memastikan diri dan anggota Timsel akan bekerja profesional dan independen. Selain itu, untuk menambah bobot seleksi, Timsel akan melakukan beberapa langkah yang diperlukan yang menurut pertimbangan Timsel akan menambah bobot kualitas seleksi. 

Langkah-langkah yang akan mereka tempuh itu yakni, pertama; melakukan seluruh seleksi, dan seluruh tahapan secara terbuka. "Jadi prinsip keterbukaan untuk menjamin akses informasi kepada publik," ungkapnya.[]