Rahmah

Begini Hukum Memberi Mahar Via Transfer Atau GoPay

Ketentuan memberi mahar bagi laki-laki untuk calon istrinya


Begini Hukum Memberi Mahar Via Transfer Atau GoPay
cincin pernikahan untuk mahar (foto : viral4real)

AKURAT.CO Mahar merupakan salah satu simbol perkawinan yang berbentuk pemberian dari pengantin laki-laki kepada calon pengantin perempuan. Terkait dengan mahar ini, Allah swt berfirman dalam al-Quran;

 

 وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً فَإِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَرِيئًا 

 

Artinya: “Berikanlah mahar kepada wanita sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya” (Q.S. An-Nisa`: 4).

Menjadi pertanyaan kemudian, apakah mahar boleh diberikan dalam bentuk transfer atau via GoPay? Hal itu melihat zaman yang semakin canggih dalam masalah tekhnologi.

Jawabannya adalah, mahar tidak selalu harus dibayar tunai pada waktu itu juga dan bukan hanya terbatas pada berupa barang tapi bisa berupa jasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Abu Ishak Ibrahim bin Ali bin Yusuf al-Fairuzzabadi al-Syairazi dalam Al-Muhadzdzab fi Fiqh al-Imam al-Syafi’i juz II, hal. 463

 

فصل: ويجوز أن يكون الصداق ديناً وعيناً وحالاً ومؤجلاً لأنه عقد على المنفعة فجاز بما ذكرناه كالإجازة

فصل: ويجوز أن يكون منفعة كالخدمة وتعليم القرآن وغيرهما من المنافع المباحة

  

Artinya: “Pasal: Maskawin boleh dalam bentuk piutang, barang, kontan, maupun ditempokan, karena nikah merupakan akad untuk mendapatkan manfaat, maka boleh dilakukan dengan hal-hal yang telah kami sebutkan, sebagaimana dalam akad sewa.

Sumber: NU Online

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu