News

Begini Cara Wakil Ketua Ombudsman Lawan Corona Usai Dinyatakan Positif


Begini Cara Wakil Ketua Ombudsman Lawan Corona Usai Dinyatakan Positif
Wakil Ketua Ombudsman RI, Lely Pelitasari Soebekty (AKURAT.CO/Deni Muhtarudin)

AKURAT.CO, Beberapa waktu lalu, sejumlah pejabat di Indonesia dikabarkan terpapar Virus Corona atau COVID-19. Salah satunya adalah Lely Pelitasari, Wakil Ketua Ombudsman RI masa jabatan 2016-2021.

Lely yang saat itu berinisiatif melakukan tes COVID-19 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, divonis positif mengidap pandemi asal Wuhan, China, tersebut. Setidaknya, ia tidak sendiri karena rekannya sesama anggota lembaga pengawas pelayanan publik itu, Ninik Rahayu, juga ikut divonis positif COVID-19.

Kepada AKURAT.CO, Lely bercerita tentang masa-masanya menghadapi virus ganas yang sempat menjangkitinya tersebut, dimana Lely pernah diisolasi oleh tim medis selama 14 hari.

"Kuncinya cuma dua, pertama optimis semangat bahwa kita perlu ikhtiar ya, biar kita tetap harus tawakal itu tentu juga wajib. Yang kedua, jangan lengah, jadi saya sih ngerasa walaupun saya sudah dinyatakan sembuh tapi jangan sampai saya menjadi carrier bagi orang lain atau kemudian saya juga tertular lagi dari orang lain," ujar Lely dalam wawancaranya bersama AKURAT.CO lewat sambungan telepon, Jakarta, Senin (20/4/2020).

Saat menjalani masa isolasi di RS Bhayangkara, Lely mengaku dirinya sempat memiliki pikiran negatif. Pikiran-pikiran itu justru mengganggu psikisnya yang tengah melawan penyakit COVID-19 saat itu.

Lely mengatakan, saat ia merasa gejala COVID-19 menyerang di tengah peristirahatannya di ruang isolasi, dengan penuh semangat ia pun melawan dengan melakukan gerakan badan untuk penyegaran.

"Kalau lagi tiba-tiba merasa demam itu terus kemudian biasanya yang saya lakukan itu ya saya lawan dengan gerak badan, minum air hangat, kalau gatal tenggorokan saya kumur dengan air garam. Jadi lebih banyak saya lawan," katanya.

Sebagai penyintas, Lely pun berpesan kepada seluruh penderita COVID-19 yang lain, baik yang masih berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (OPD) atau yang sudah positif sekalipun untuk tetap semangat, karena pandemi COVID-19 bisa disembuhkan.

Tentunya, dorongan semangat itu juga dibarengi dengan tetap bermunajat dan berdoa kepada yang maha kuasa agar diberi kekuatan yang lebih besar dalam menghadapi pandemi ini. Termasuk percaya bahwa krisis COVID-19 bisa segera berlalu.

"Dalam hidup saya enggak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan, saya juga pernah mengalami peristiwa yang sudah di titik nadir. Kalau Tuhan menghendaki itu bisa, bisa pulih, bisa sembuh. Jadi jangan patah semangat. Itu bukan akhir segalanya," ujar Lely.[]