Ekonomi

Begini Cara Sukses Naikkan Omzet Bisnismu yang Lesu Karena PPKM

Pandemi tidak hanya bisa menurunkan kesehatan fisik dan mental banyak orang, tapi juga omzet para pebisnis


Begini Cara Sukses Naikkan Omzet Bisnismu yang Lesu Karena PPKM
Pekerja mereparasi gitar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan sebanyak 4,8 juta UMKM bisa mendapatkan dana stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dialokasikan Rp1 triliun. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang besarannya di luar target penyaluran pinjaman LPDB-KUMKM pada 2020 sebesar Rp1,85 triliun yang telah dialokasikan sebelumnya. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  Pandemi tidak hanya bisa menurunkan kesehatan fisik dan mental banyak orang, tapi juga omzet para pebisnis mulai dari bisnis kecil, menengah sampai level corporate.

Penurunan omzet pun bisa memberikan efek yang cukup merugikan tidak hanya pada pemilik bisnis tapi juga pekerja dan masyarakat.

Efek negatif seperti yang ditimbulkan bisa berupa pemecatan karyawan, kenaikan harga sampai gulung tikar.

Untuk itu menjaga kestabilan omzet tidak semata-mata karena keuntungan satu pihak saja tapi juga demi keberlangsungan kepentingan banyak orang.

Kamu juga punya bisnis yang omzet yang sedang lesu karena pandemi berkepanjangan? Jangan sedih dulu, ini dia tips sukses menaikkan omzet yang menurun karena pandemi:

1. Melakukan inovasi

Inovasi dalam bisnis ini penting, tidak hanya untuk menyesuaikan tren yang ada tapi juga untuk tetap menjaga popularitas usaha. Inovasi pun tidak hanya melulu soal mengubah atau membuat produk baru.

Inovasi bisa juga termasuk mengubah strategi marketing, memperluas target bisnis dan meningkatkan kualitas produk atau menyesuaikan produk dengan kebutuhan saat ini.

Misalnya, untuk bisnis makanan bisa membuat produk delivery siap masak/makan disituasi pandemi seperti saat ini agar orang-orang tidak keluar rumah.