Rahmah

Begini Cara Mengurus Al-Qur'an yang Sobek dan Tercecer

Tidak harus selalu disimpan, ada opsi lain mengurus mushaf yang berceceran


Begini Cara Mengurus Al-Qur'an yang Sobek dan Tercecer
Alquran sobek (Radar Bogor)

AKURAT.CO Kita mungkin pernah menemukan atau minimal melihat ada sobekan mushaf Al-Qur'an yang tercecer baik itu di masjid atau musholla, atapun di jalan sekalipun.

Sebelumnya kita sebagai orang Islam harus meyakini bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci yang tidak boleh diperlakukan seperti buku-buku lain pada umumnya. Meski di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kitab suci Al-Qur'an bukan buku bacaan.

Lalu bagaimanakah kita mengurus mushaf atau Al-Qur'an yang sobek dan tercecer? Terdapat dua cara untuk mengurus adanya Al-Qur'an yang sobek atau tercecer.

baca juga:

Pertama, dengan cara memendam di tempat yang sekiranya tanah tersebut tidak mudah diinjak oleh orang. Al-Hasfaki, salah seorang ulama madzhab hanafi mengatakan,

الْمُصْحَفُ إذَا صَارَ بِحَالٍ لَا يُقْرَأُ فِيهِ : يُدْفَنُ ؛ كَالْمُسْلِمِ

Artinya: “Mushaf yang tidak lagi bisa terbaca, dikubur, sebagaimana seorang muslim.” (ad-Dur al-Mukhtar, jilid 1, halaman 191).

Ulama lain yang memberikan catatan kaki untuk ad-Dur al-Mukhtar mengatakan,

أي يجعل في خرقة طاهرة ، ويدفن في محل غير ممتهن ، لا يوطأ

Artinya: "Maksudnya, lembaran mushaf itu diletakkan di kain yang suci, kemudian dikubur di tempat yang tidak dihinakan (seperti tempat sampah), dan tidak boleh diinjak."

Karena saking mulianya Al-Qur'an, ia tidak boleh sampai berceceran dan dibiarkan begitu saja seperti kertas pada umumnya. Ia harus diurus dengan hati-hati agar tidak terinjak kaki manusia maupun binatang.

Kedua, caranya adalah dengan membakarnya dengan tujuan menjaga agar tidak terinjak-injak. 

Sumber: NU Online