Rahmah

Begadang Nonton Bola Sampai Larut Malam, Bolehkah dalam Islam?

Begadang Nonton Bola Sampai Larut Malam, Bolehkah dalam Islam?
ilustrasi begadang menonton bola (Pinterest.com)

AKURAT.CO Piala Dunia yang diselenggarakan di Qatar sebagiannya tayang pada dini hari, yaitu pukul 02.00 WIB. Ini membuat sebagian orang harus begadang untuk menontonnya.

Dikutip dari Bincangsyariah.com, hukum begadang untuk nonton bola adalah boleh, selama seseorang tidak meninggalkan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Bungyatul Mustaq, halaman 102 berikut,

baca juga:

وقد أشار الشافعية إلى أن كرة الصولجان يجوز لعبها بدون عوض, وحرموا لعبها بالعوض. وعلى ذلك يجوز لعب الكرة- القدم وغيرها-

Artinya : “Mazhab Syafi’iyah memberikan isyarah tentang kebolehan memainkan sepak bola dengan tanpa adanya kompensasi, dan mengharamkannya dengan adanya kompensasi. Berdasarkan pendapat ini diperbolehkan bermain sepak bola dan perbuatan lainnya.”

Namun pada sisi lain, menurut Syekh Wahbah Zuhaili apabila bergadang dapat membuat seseorang lalai untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya, seperti menonton bola sampai larut malam dan meninggalkan solat fardu maka perbuatan tersebut diharamkan. Tetapi, apabila tidak sampai meninggalkan sholat fardu, maka diperbolehkan.

Sebagaimana disebutkan dalam kitab Fatawa al-Mu’ashoroh berikut :

وَإِنْ أَدَّى السَّهْرُ عَلَى الْكَمْبَيُوتَرْ إِلَى تَضَيُّعِ فَرِيْضَة  الصَّلَاةِ كَالصُّبْحِ وَغَيْرِهِ صَارَ السَّهْرُ حَرَامًا

Artinya:“Bila begadang di depan komputer sampai menyebabkan terbengkalainya sholat fardlu seperti shubuh dan lainya, maka diharamkan.”

Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa seseorang diperbolehkan untuk menonton pertandingan sepak bola meskipun ditayangkan sampai tengah malam.

Namun jika dengan begadang membuat seseorang lalai untuk menjalankan kewajibannya sebagai muslim, maka Islam tidak membolehkan. Semoga bermanfaat.[]