Olahraga

Beban "Next Chong Wei" Terlalu Berat, Zii Jia Tinggalkan Pelatnas Malaysia

Diharapkan sebagai penerus Lee Chong Wei, capaian terbaik Lee Zii Jia adalah meraih All England di Birmingham, Inggris, Maret tahun lalu.


Beban
Pebulutangkis Malaysia Lee Zii Jia. Pebulutangkis 22 tahun ini disebut-sebut bakal menjadi penerus legenda Malaysia Lee Chong Wei. (FOTO/AFP)

AKURAT.CO, Rumor bahwa pebulutangkis tunggal putra terbaik Malaysia, Lee Zii Jia, meninggalkan pelatihan nasionalnya akhirnya menjadi kenyataan. Zii Jia dikabarkan sudah mengajukan surat pengunduran diri ke Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM).

Sebagaimana dikabarkan New Strait Times, kabar ini langsung dikonfirmasi oleh Presiden BAM sekaligus Presiden Komite Olimpiade Malaysia, Tan Sri Norza Zakaria. Norza mengatakan bahwa BAM sudah berusaha membujuk Zii Jia untuk bertahan namun sang pebulutangkis bertahan dengan keinginannya.

“Zii Jia dan saudarinya (Lee Zii Yii) bertemu saya, mereka kemudian menemui Datuk Kenny Goh (Sekretaris Jenderal BAM), dan kami berusaha membujuknya untuk bertahan. Ini karena kami sudah mengasuh dan mendukungnya sejak dia 13 tahun,” kata Norza.

baca juga:

“Setelah sampai sejauh ini, kami tidak ingin kehilangan dia. Kami ingin membawa dia ke level berikut seperti yang kami lakukan dengan Lee Chong Wei, tetapi dia sudah memperjelas bahwa dia bukan Chong Wei, dan dia tidak bisa mengatasi tekanan. Dia ingin meraih capaian dengan dirinya dan di ruangnya sendiri.”

Lahir di Alor Setar, Malaysia, 29 Maret 1998, Zii Jia saat ini tercatat sebagai pebulutangkis ranking tujuh dunia. Diharapkan sebagai penerus Lee Chong Wei, capaian terbaik Zii Jia adalah meraih All England di Birmingham, Inggris, Maret tahun lalu.

Setelah itu, Zii jia belum lagi meraih gelar sejak itu dan puncak tekanan akhirnya melanda sang pebulutangkis di Kejuaraan Bulutangkis Dunia 2021, Desember lalu. Ketika itu, Zii Jia sempat menangis dalam wawancara selepas tersingkir di babak perempat final karena cedera.

Norza mengatakan bahwa keputusan Zii Jia membuatnya mesti menggelar pertemuan petinggi BAM pada awal pekan ini untuk mengambil langkah. Belum diketahui apakah ada kompensasi yang harus ditunaikan Zii Jia menyusul keputusan mundur dari BAM.

“Kami menghormati pandangan semua orang tetapi kami adalah sebuah institusi, jadi saya menggelar pertemuan dewan (BAM) pada 17 Januari untuk mendengar (pendapat) dari anggota karena dia (Zii Jia) adalah aset utama kami, dan kami tidak ingin merusak masa depannya,” ucap Norza.

“Setelah mendengar keterangannya, dewan sudah mengambil keputusan, dan kami memberikan mandat kepada Deputi Presiden (BAM), Datuk Seri Jahaberdeen Yunoos, untuk melakukan pengumuman resmi pada Jumat (21/1), pukul empat sore.”[]