Ekonomi

Bayar Pajak Online Simple dan Praktis dengan e-Billing

Pajak yang dibayarkan masyarakat merupakan salah satu sumber pendapatan negara dalam pembangunan nasional.


Bayar Pajak Online Simple dan Praktis dengan e-Billing
Ilustrasi Pajak. Pemerintah kian gencar mencapai target pajak demi kelangsungan pembangunan negara. Tujuannya juga kembali lagi kepada masyarakat, yakni mensejahterakan masyarakat. Dalam bayar pajak online sekarang ini sudah jauh lebih mudah, lebih simple dan praktis dengan menggunakan e-billing. (DOK/Istimewa) (DOK/Istimewa)

AKURAT.CO, Pajak merupakan kewajiban bagi setiap orang yang berkedudukan di suatu negara. Pajak yang dibayarkan masyarakat ini adalah sumber pendapatan negara dalam pembangunan nasional. Untuk itu, pemerintah kian gencar mencapai target pajak demi kelangsungan pembangunan negara. Tujuannya juga kembali lagi kepada masyarakat, yakni mensejahterakan masyarakat.

Dalam bayar pajak online sekarang ini sudah jauh lebih mudah, lebih simple dan praktis menggunakan e-billing. Jadi, kamu tetap bisa sambil rebahan tanpa harus repot-repot ke kantor pajak. Namun, sebelum itu ketahui informasi lebih lanjut tentang pajak berikut ini.

Ada beberapa macam pajak yang harus dibayarkan oleh masyarakat, diantaranya yaitu Pajak Penghasilan, Pajak kendaraan, Pajak bumi dan bangunan / PBB, serta jenis pajak lainnya yang telah diatur pemerintah. Bayar pajak online tepat waktu merupakan wujud peran aktif masyarakat dalam mensukseskan pembangunan negara. Warga negara yang baik dan taat adalah yang sadar akan kewajibannya dalam membayar pajak.

Manfaat Pajak

Seperti yang sudah diketahui bahwa pajak merupakan sumber pendapatan negara dan memiliki kontribusi besar dalam jalannya pembangunan. Untuk itu, pajak memiliki beberapa manfaat di bawah ini:

1. Uang pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan digunakan pemerintah dalam membiayai seluruh pengeluaran negara, misalnya adalah untuk biaya infrastruktur dan biaya proyek produksi barang ekspor.

2. Uang pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran yang bersifat produktif, contohnya adalah untuk anggaran pendidikan, pertanian, pembangunan infrastruktur, dan lain-lain.

3. Uang pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran yang bersifat non-produktif dan non-self liquidating, tetapi memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat. Contohnya adalah biaya untuk membangun monumen bersejarah dan objek rekreasi yang manfaatnya juga untuk masyarakat.

4. Uang pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran yang tidak bersifat produktif namun diperlukan oleh negara. Contohnya adalah biaya pengadaan persenjataan, penguatan pertahanan negara, maupun biaya dalam membantu masyarakat yatim piatu yang membutuhkan.

Dengan membayar pajak dengan taat, jujur, dan sesuai dengan aturan pemerintah, maka Anda sebagai warga negara ikut merasakan manfaat tersebut. Artinya, uang pajak yang disetorkan oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia akan kembali lagi kepada rakyat Indonesia. Contohnya saja, adanya fasilitas umum, infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, transportasi umum, subsidi dari pemerintah, dan lainnya yang semua itu kembali manfaatnya bagi masyarakat Indonesia.

Bayar Pajak Online dengan e-Billing Pajak

Bayar Pajak Online Simple dan Praktis dengan e-Billing - Foto 1
(DOK/Istimewa)

Banyak cara yang ditawarkan oleh pemerintah agar wajib pajak lebih mudah dalam membayar pajak. Salah satunya adalah dengan bayar pajak online menggunakan e-billing pajak. Jadi, bagi Anda yang tidak ingin repot dalam hal bayar pajak dan tidak punya waktu untuk datang ke kantor pajak dan harus antre dulu. Kini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan e-Billing pajak.

Billing system merupakan sistem yang bekerja dalam menerbitkan kode billing untuk pembayaran dan penyetoran pajak secara elektronik, Anda tidak perlu membuat surat setoran seperti SSP, SSBP, dan SSPB manual lagi. E-billing berbasis MPN-G2 akan memfasilitasi wajib pajak dalam membayarkan kewajiban perpajakannya secara lebih cepat.

Manfaat e-Billing Pajak

Dengan menggunakan e-Billing Pajak, banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh wajib pajak, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Membayar pajak jadi lebih simple dan praktis, Anda hanya perlu membuat id billing, kemudian Anda dapat membayar pajak dengan mudah kapan saja dan di mana saja.

2. Terkadang dengan cara pembayaran manual seringkali terjadi kesalahan pencatatan, namun dengan penggunaan e-Billing kesalahan dapat dihindari karena semua berjalan secara sistematis. E-billing bisa meminimalisir adanya kesalahan yang bisa terjadi pada pembayaran manual.

3. Transaksi real time karena semua data transaksi tersimpan otomatis di dalam sistem, sehingga mengurangi resiko kehilangan data dan penyebab-penyebab lainnya.

Langkah-langkah Bayar Pajak Online

Layanan dalam pembuatan kode billing melalui aplikasi billing DJP akan dilayani pada menu e-Billing DJP Online. Membuat kode billing juga dapat dilakukan melalui laman portal penerimaan negara, petugas Direktorat Jenderal Pajak, dan kantor pos persepsi.

Website DJP Online

Apabila Anda sudah memiliki akun DJP Online, maka langkah selanjutnya Anda bisa login dan tambah akses ke e-Billing, caranya sebagai berikut:

- Pilih menu profil lengkap yang ada di bagian kiri website

- Ceklis bagian e-Billing pada bagian “tambah atau kurang hak akses”

- Lalu klik “ubah akses”

Perlu diketahui bahwa PIN yang digunakan saat mengakses SSE1 dan SSE3 tidak dapat digunakan pada DJP Online.

Jika Anda belum memiliki akun DJP Online dan belum mendaftar akun di DJP Online, maka Anda harus mengajukan permohonan dalam aktivasi efin. Cara  pengajuan ini wajib pajak perlu mendatangi langsung ke KPP atau KP2KP terdekat bagi wajib pajak orang pribadi dan KPP atau KP2KP terdaftar, bagi wajib pajak badan dan bendahara.

Bank atau Kantor Pos Persepsi

Bayar pajak sekarang mudah dan cepat melalui Bank atau kantor pos persepsi.

Melalui ATM

Bayar pajak online dapat dibayarkan lewat mesin ATM pada Bank BNI,

Mesin ATM pada Bank Mandiri dan Bank BNI serta Agen Laku Pandai: BRILink, Mandiri, dan BNI 46 untuk 7 jenis pajak, diantaranya adalah:

PPh Pasal 21, Pasal 22, Pasal 23/25 Orang Pribadi atau Badan (Masa)

PPN Dalam Negeri (Masa)

PPh Final Bruto

Mesin ATM pada Bank BCA untuk pembayaran PPh Final Bruto Tertentu atau PP 23 UMKM

Internet Banking

Bayar pajak dapat digunakan menggunakan Internet Banking yaitu Bank Bukopin, Cimb Niaga, Citibank, BRI, Bank Permata, BCA, Bank Maybank, Bank UOB, Danamon, dan Bank OCBC NISP.

Customer service pada bank persepsi

Teller pada kantor pos persepsi.

Application Service Provider (ASP)

Application Service Provider yang resmi ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak yaitu sebagai berikut:

Online Pajak

Pajakku

SoluTax

Jurnal Consulting

Petugas DJP

Kamu bisa Telepon Kring Pajak 1500200 untuk minta kode billing dengan melakukan verifikasi data terlebih dahulu

Datang langsung ke petugas TPT atau helpdesk yang ada di KPP atau KP2KP.

Portal Penerimaan Negara

Wajib pajak dapat membuat kode billing dengan mengakses laman Single Sign-On Portal Penerimaan Negara di alamat website berikut : https://mpn.kemenkeu.go.id/.

Bayar Pajak Mudah, Cepat, dan Simpel dengan KlikPajak

Dengan fitur e-Billing atau bayar pajak online, maka bayar pajak jadi lebih mudah tanpa perlu mengantri di kantor pajak. Lebih simple dan tidak bertele-tele. Cara bayar pajak online bisa dilakukan sendiri, namun jika Anda masih bingung, Anda bisa menghubungi customer service Direktorat Jenderal Pajak atau bertanya di situs DJP pajak.go.id maupun online-pajak.com.

Klikpajak hadir sebagai solusi bayar dan lapor pajak online yang resmi dari Ditjen Pajak Indonesia, memberikan Anda solusi perpajakan yang mudah, aman dan terintegrasi.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan bagi kita semua bagaimana prosedur bayar pajak online dengan lebih cepat, mudah, dan juga praktis. []