Ekonomi

5 Fakta Menarik Michael Burke CEO Louis Vuitton, Bawa Brandnya Jadi Paling Berharga di Dunia

Michael Burke mampu membawa Louis Vuitton menjadi brand paling berharga ke-9 dunia.


5 Fakta Menarik Michael Burke CEO Louis Vuitton, Bawa Brandnya Jadi Paling Berharga di Dunia
Potret CEO Louis Vuitton, Michael Burke. (businessoffashion.com)

AKURAT.CO, Louis Vuitton (LV) hingga kini berhasil menjadi salah satu brand barang-barang mewah yang digemari oleh sejumlah selebriti papan atas dunia. Bahkan, salah satu K-Pop idol yang kini tengah naik daun, BTS, telah resmi menjadi brand ambassador dari berbagai produk mewahnya. Popularitas dan kesuksesan LV tak lepas dari kemampuan sang CEO dalam mengembangkan brand mewah tersebut. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait CEO Louis Vuitton, Michael Burke. 

1. Pilih sekolah Prancis karena sang istri

Ketika memilih kuliah, Burke sempat akan meneruskan passionnya di Harvard. Namun, dirinya ketika itu telah bertemu dengan sang calon istri, Brigitte, yang merupakan seorang warga negara Prancis. Maka dari itu, Burke akhirnya memilih untuk meneruskan kuliah di EDHEC Business School di Lille, Prancis, pada tahun 1980. 

2. Memulai karier sebagai CEO Christian Dior 

Michael Burke memulai kariernya di dunia fashion ketika bergabung dengan Arnault grup pada tahun 1986 silam. Ketika itu, ia berhasil mendapatkan posisi sebagai CEO dari Christian Dior Amerika Serikat, yang saat itu sedang melakukan ekspansi ke Amerika Serikat. 

3. Amerika bagian utara hingga dunia

Enam tahun memegang jabatan CEO di Christian Dior Amerika Serikat, akhirnya Burke naik jabatan. Ia dipercaya menjadi CEO dari Louis Vuitton North America dari tahun 1992 hingga 1997. Setelah itu, Michael Burke kembali naik jabatan. Dimulai pada tahun 1998, Burke berhasil menjadi Managing Director dari Christian Dior Couture dunia hingga tahun 2003.

4. Fendi Spa hingga Louis Vuitton dunia

Pada tahun 2003, ayah lima anak ini kembali dipercaya menangani salah satu brand milik grup LVMH, Fendi Spa. Sembilan tahun berselang, Burke ditunjuk menangani sejumlah brand mulai dari Bulgari hingga Louis Vuitton. Baru kemudian, pada tahun 2015 silam, Burke dipercaya menjadi CEO Louis Vuitton hingga saat ini. 

5. Jadi komite eksekutif LVMH

Sejak diangkat menjadi CEO Louis Vuitton, Burke juga dikenal menjadi komite eksekutif LVMH. Bahkan, ia juga berhasil membawa LV menjadi brand yang paling besar di LVMH Group dengan pendapatan mencapai USD 17 miliar dan memiliki valuasi brand mencapai USD 47,2 miliar pada tahun 2020 lalu, tercatat sebagai brand paling berharga nomor 9 di dunia.  

Michael Burke dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki insting komersial yang begitu tajam. Maka tak heran jika kariernya terus menanjak seketika dirinya memasuki dunia fashion. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co