News

Batal Haji, Kini Sudah Ada 59 Jamaah yang Ajukan Pengembalian Setoran Pelunasan

Ramadan mengatakan jumlah tersebut, terdiri atas 25 jamaah haji khusus dan 34 jamaah haji reguler.


Batal Haji, Kini Sudah Ada 59 Jamaah yang Ajukan Pengembalian Setoran Pelunasan
Dengan memakai masker, jamaah Haji terlihat berdoa di sekitar Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi 29 Juli 2020 (Khaleej Times)

AKURAT.CO, Sepekan setelah pemerintah memutuskan membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia, sudah aja puluhan jamaah yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ramadan Harisman. Kata dia, sampai saat ini ada 59 jamaah yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan.

"Sepekan pembatalan keberangkatan, ada 59 jamaah haji yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan," kata Ramadan Harisman sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis pada Jumat (11/6/2021).

Ramadan mengatakan jumlah tersebut, terdiri atas 25 jamaah haji khusus dan 34 jamaah haji reguler.

"Jamaah yang telah mengajukan pengembalian pelunasan ini langsung kami proses untuk diajukan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) agar bisa ditindaklanjuti sesuai alur yang sudah ditetapkan," ujar dia.

Secara ketentuan, kata dia, proses pengembalian ini berlangsung kurang lebih sembilan hari sampai dana jamaah ditransfer ke rekening masing-masing.

"Sistem Informasi dan Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag mencatat bahwa ada 15.476 jamaah haji khusus dan 198.371 jamaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan," paparnya.

Keputusan Menteri Agama No 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H /2020M memberikan pilihan kepada jamaah untuk mengambil kembali setoran pelunasannya.

Jamaah haji reguler dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) secara tertulis kepada Kepala Kankemenag Kab/Kota) tempat mereka mendaftar.