Olahraga

Batal di Bangkok, Daud Yordan Tarung di Jakarta 1 Juli

Daud Yordan akan bertarung di Balai Sarbini, Jakarta, 1 Juli 2022, sebagai pertarungan ke-47 sepanjang kariernya.


Batal di Bangkok, Daud Yordan Tarung di Jakarta 1 Juli
Petinju nasional, Daud Yordan, bersama sabuk gelar juara kelas ringan IBA Super di Pontianak, Kalimantan Barat, November 2019. (ANTARA/Jessica Helena Wuysan)

AKURAT.CO, Petinju terbaik Indonesia saat ini, Daud Yordan, dijadwalkan kembali bertarung pada awal Juli mendatang. Bertempat di Balai Sarbini, Jakarta, 1 Juli 2022, Daud akan naik ring menghadapi petinju asal Thailand, Panya Uthok, demi mempertahankan sabuk juara kelas ringan WBC Asian Boxing Council Silver.

Sebagaimana dikabarkan Antara, Kamis (26/5), jadwal ini merupakan jadwal tunda di mana Daud semestinya menghadapi Uthok di Stadion World Siam, Bangkok, 4 Maret lalu. Namun pertarungan dibatalkan karena dua hari menjelang laga Daud dinyatakan positif Covid-19.

Menurut Presiden Direktur MPRO International sebagai promotor laga, Gustiantira Alandy, laga Daud versus Uthok akan menjadi sajian utama dari rangkaian lima laga dalam semalam.

baca juga:

Pertandingan lain di antaranya adalah laga perebutan gelar sabuk juara kelas bulu WBC Asia Boxing Council Continental antara petarung Indonesia, Ongen Saknosiwi, menghadapi petinju asal Thailand lainnya, Jirawat Tammachot.

Adapun Ongen mendapatkan sabuk WBC Asia Boxing Council Continental setelah mengalahkan petinju Thailand, Rattakorn Tassaworn, di Bangkok, Maret lalu. Ketika itu, petinju kelahiran Pulau Buru, Maluku, 15 Juli 1994 tersebut menang KO di ronde keempat.

Bagi Ongen, pertarungan di Balai Sarbini mendatang akan menjadi yang kesepuluh di sepanjang kariernya. Sejauh ini, Ongen tercatat belum terkalahkan dan baru dua kali naik ring di luar Indonesia, yakni di Singapura pada September 2019 dan di Bangkok pada Maret lalu.

Adapun Daud akan menempuh pertarungan ke-47 sepanjang kariernya dengan kemenangan terakhir melawan Rachata Khaophimai di Bangkok pada September tahun lalu. Catatan Daud sejauh ini adalah 46 laga dengan 41 kemenangan dan empat kekalahan.

Daud tercatat sebagai satu dari sedikit petinju Indonesia yang pernah menjadi juara dunia. Petinju kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987, ini pertama kali menjadi juara dunia kelas bulu IBO pada 2012 dan naik ke kelas ringan sebagai juara setahun kemudian.

Pertarungan awal Juli nanti akan menjadi yang kedua bagi Daud di Balai Sarbini. Sebelumnya, Daud pernah tampil di arena tersebut menghadapi petinju asal Jepang, Yoshitaka Kato, pada 2016.[]