News

Baru Disahkan, Polisi Hong Kong Langsung Tangkap Sedikitnya 300 Orang dengan UU Keamanan


Baru Disahkan, Polisi Hong Kong Langsung Tangkap Sedikitnya 300 Orang dengan UU Keamanan
Lewat unggahan Facebook, kepolisian Hong Kong mengungkapkan mereka menangkap lebih dari 300 orang dengan berbagai tuduhan (CNN)

AKURAT.CO, Kepolisian Hong Kong melakukan penangkapan menggunakan UU keamanan yang baru disahkan sebagai dasar hukum menyusul adanya aksi protes terkait pengesahan UU tersebut. Undang-undang itu sendiri mulai berlaku efektif pada hari Selasa (30/6).

Lewat unggahan Facebook, kepolisian Hong Kong mengungkapkan mereka menangkap lebih dari 300 orang dengan berbagai tuduhan, termasuk majelis yang melanggar hukum, kepemilikan senjata dan melanggar hukum keamanan nasional.

Penangkapan terjadi ketika ribuan orang turun ke jalan pada hari Rabu pada peringatan 23 tahun penyerahan Inggris Hong Kong ke China. Ini adalah pertama kalinya aksi tahunan tersebut dilarang. Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan, polisi yang dicerca dan mengangkat tulisan-tulisan yang berisi kecaman terhadap pemerintah China dan UU keamanan baru.

baca juga:

UU keamanan baru melarang kegiatan separatis, subversif, atau teroris, serta intervensi asing dalam urusan internal kawasan.

Siapa pun yang mengambil bagian dalam kegiatan pemisahan diri, seperti meneriakkan slogan atau mengibarkan spanduk dan bendera yang menyerukan kemerdekaan kawasan itu, merupakan pelanggaran hukum terlepas dari apakah itu melibatkan kekerasan atau tidak.

Pelanggar paling serius, seperti yang dianggap dalang kejahatan, dapat menerima hukuman maksimal penjara seumur hidup. Pelanggar yang lebih kecil dapat menerima hukuman penjara hingga tiga tahun, penahanan atau pembatasan jangka pendek.

Tersangka yang ditangkap oleh kantor baru China daratan di Hong Kong atas tuduhan melanggar undang-undang keamanan nasional yang baru akan diadili di China daratan.

UU keamanan baru itu sendiri didukung oleh Pemimpin Hong Kong Carrie Lam dalam pidatonya yang menandai hari jadi penyerahan kota dari Inggris kolonial.

"Keputusan ini diperlukan dan tepat waktu untuk menjaga stabilitas Hong Kong," kata Carrie Lam setelah upacara pengibaran bendera dan pemutaran lagu kebangsaan China, dilansir dari laman CBC, Kamis (2/7).[]