News

Bareskrim Selidiki Agen Elpiji yang Terlibat Penyalahggunaan Gas Subsidi

Bareskrim Selidiki Agen Elpiji yang Terlibat Penyalahggunaan Gas Subsidi


Bareskrim Selidiki Agen Elpiji yang Terlibat Penyalahggunaan Gas Subsidi
Rillis Penyalahgunaan Tabung Gas (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, menciduk dua pelaku penyalahgunaan tabung gas berinisial DF dan T di Kavling DKI Jalur 20 Blok 41 no. 42, Jalan Tomang 3, Kedoya Utara, Jakarta Barat pada Senin (5/4/2021) kemarin.

Direktur Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Kombes Pol Muhammad Zulkarnain mengatakan, pihaknya masih menyelidiki apakah ada agen-agen gas 3 Kg subsidi yang terlibat.

"Yang 3 Kg ini diambil dari agen-agen ini dibeli sama mereka dan ini akan kita dalami juga," tegas dia.

"Saya rasa perlu didalami untuk itu, dan kita akan dalami peran daripada agen. Kalau dia menerima keuntungan ya kita libatkan dia sebagai tersangka. Kalau hanya menjual saja, ya siapapun bisa membeli," sambung dia.

Kemudian, ada metode khusus yang digunakan oleh dua tersangka ini, tapi Zul tidak bisa membeberkan karena takut digunakan oleh orang lain. Sehingga, kejahatan terhadap tabung gas subsidi 3 Kg bisa menjadi marak.

"Setelah mereka dapat, mereka angkut ke sini, di pindahkan ke tabung 12 Kg. Metode khusus saya rasa jangan terlalu disebarin, nanti jadi pelajaran," tutur dia.

Keduanya merupakan pemilik dari tabung gas yang dijual secara menyalahgunakan ketentuan. Keduanya memiliki beberapa karyawan dan semuanya hanya dijadikan sebagai saksi dalam kasus ini.

"Pekerja kami sudah tentukan untuk kami tetapkan sebagai saksi karena mereka hanya bekerja dan terima upah. Kalau yang 12 kg itu di jual Rp, 140 ribu. Sedangkan yang 3 kg Rp 17 ribu di pangkalan mereka beli. Jadi satu tabung biru ini diisi 4 tabung melon," tutup dia.

Untuk diketahui, tersangka DF dan T memindahkan isi tabung gas 3 Kg ke tabung 12 Kg menggunakan selang regulator. Sebab, tabung gas 3 kg merupakan subsidi dari Pemerintah dan pelaku menjual gas 12 Kg dengan harga normal.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co