News

Bareskrim Polri Pelajari Laporan Dugaan Rasisme Natalius Pigai ke Jokowi-Ganjar

Pihak kepolisian hingga saat ini masih mempelajari laporan terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai terkait dugaan kasus rasisme.


Bareskrim Polri Pelajari Laporan Dugaan Rasisme Natalius Pigai ke Jokowi-Ganjar
Mantan Komisioner Komnas HAM Dukung Pati Polri Jadi Plt Gubernur Sumut (AKURAT.CO/Damai Mendrofa)

AKURAT.CO Pihak kepolisian hingga saat ini masih mempelajari laporan terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai terkait dugaan kasus rasisme.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, laporan yang dilaporkan oleh Ketua Umum DPP Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) Adi Kurniawan tersebut, sudah diterima di Bareskrim Polri.

"Laporan terhadap saudara Natalius Pigai itu diterima, saat ini sedang dipelajari oleh penyidik," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Rusdi mengatakan, kepolisian masih akan  mengumpulkan bukti-bukti untuk menilai adanya tindak pidana atau tidak.

"Tentunya akan diambil langkah-langkah oleh penyidik nanti. mengumpulkan bukti-bukti yang relevan untuk menilai apakah ada tindak pidana atau tidak ada tindak pidana," ucap Rusdi.

Seperti diketahui, Ketua Umum DPP Barisan Relawan Nusantara (BARANUSA) Adi Kurniawan menyebutkan laporannya diterima oleh Bareskrim Polri pada Senin (4/10/2021). Laporan Polisi ini bernomor LP/B/0601/X/2021/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Pigai dilaporkan atas tindak pidana Penghinaan/Ujaran Kebencian/Hatespeech (melalui media elektronik) dan/atau Kejahatan tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis sebagaimana Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf (b), Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 14 Ayat (1), Ayat (2) KUHP.

Diketahui, Pigai sudah beberapa kali terseret terkait kasus rasisme. Pelaporan dilakukan agar tidak terjadi pengulangan oleh Pigai.

"Jgn percaya org Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mrk merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat Papua, injak2 harga diri bangsa Papua dengan kata2 rendahan Rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Sy penentang Ketidakadilan," mengutip cuitan @NataliusPigai2 pada Senin (4/10/2021). []