News

Bareskrim Polri Limpahkan Kasus Meme Stupa Candi Borobudur Roy Suryo ke Polda Metro Jaya

Zulpan mengatakan kasus ini tengah ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.


Bareskrim Polri Limpahkan Kasus Meme Stupa Candi Borobudur Roy Suryo ke Polda Metro Jaya
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Roy Suryo (Instagram/roysuryo88)

AKURAT.CO, Bareskrim Polri telah melimpahkan kasus penistaan agama yang menjerat Roy Suryo ke Polda Metro Jaya.

"Laporan yang dilaporkan di Bareskrim pada 20 Juni 2022 ini terhitung hari ini telah dilimpahkan Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Selasa (28/6/2022).

Zulpan mengatakan kasus ini tengah ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

baca juga:

"Penyidik telah melengkapi administrasi penyelidikan dan surat perintah tugas. Selanjutnya meminta keterangan ahli, baik ahli agama, bahasa, sosiologi, hukum, siber, ahli ITE, dan ahli pidana," ungkap Zulpan.

"Kemudian melakukan pengamanan barang buki, juga dilakukan gelar perkara terkait kasus ini," sambungnya.

Rencananya, Polda Metro Jaya akan mengumumkan hasil gelar perkara terkait kasus tersebut, petang ini. Menurut Zulpan, ada tiga laporan yang sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. 

"Dari tiga laporan ini mana yang naik ke penyidikan. Sore nanti updatenya, jam 16.00 WIB."

Sebelumnya, Pakar Telematika Roy Suryo dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait kasus ujaran kebencian bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam meme Stupa Borobudur.

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan adanya laporan yang dilayangkan Perwakilan Umat Buddha Indonesia berinisial KW.

“Kita membenarkan sekitar pukul 11.50 ada yang melaporkan salah seorang inisial pelapor KW. Nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT Bareskrim Polri, tertanggal 22 Juni,” kata Gatot kepada wartawan, Senin (20/6/2022). 

Gatot mengatakan, pelapor melaporkan akun Twitter @KRMTRoySuryo2. Dalam laporan tersebut, Roy Suryo disangkakan Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156a KUHP. []