News

Bareskrim Polri Bakal Periksa Lagi 4 Tersangka Kasus ACT

Bareskrim Polri Bakal Periksa Lagi 4 Tersangka Kasus ACT
Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin (tengah) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/7/2022). Ahyudin diperiksa untuk kesekian kalinya sebagai saksi berkaitan dengan kasus dugaan penyelewengan dana sosial ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang terjadi pada 2018. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan donasi yang dilakukan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). 

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi belum menahan keempat petinggi yayasan ACT itu. 

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, pihaknya akan kembali memanggil keempat orang itu untuk diperiksa sebagai tersangka pada Jumat (29/7/2022). 

baca juga:

"(Empat tersangka) akan kita panggil untuk hari Jumat (29 Juli)," kata Whisnu kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Pemeriksaan itu nantinya bakal menentukan apakah keempat petinggi itu akan ditahan atau tidak. 

"(Penahanan atau tidak) nanti dibicarakan setelah diperiksa," bebernya.

Sebagai informasi, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana kemanusiaan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Wadirtipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf mengatakan empat tersangka itu adalah A (Ahyudin), IK (Ibnu Khajar), HH (Heriyana Hermain), dan NIA (Noviadi Imam Akbari).[]