News

Bareskrim Akan Periksa Empat Tersangka Pemberi dan Penerima Dugaan Penyuapan Penghapusan Red Notice


Bareskrim Akan Periksa Empat Tersangka Pemberi dan Penerima Dugaan Penyuapan Penghapusan Red Notice
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan bahwa keempat tersangka dugaan penyuapan dalam kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra. Keempat tersangka rencananya akan diperiksa pada pekan depan setelah perayaan HUT 17 Agustus ke- 75. 

Untuk tersangka pemberi suap yakni Djoko Soegiarto Tjandra (JST) dan Tommy Sumardi (TS) akan diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim pada Senin, 24 Agustus 2020. 

Sementara tersangka yang diduga penerima suap yakni Irjen Pol Napoleon Bonaparte (NB) dan Prasetijo Utomo (PU) akan diperiksa pada Selasa, 25 Agustus 2020.              

"Rencana pemeriksaan tersangka JST dan TS akan diperiksa pada Senin 24 Agustus. Dan tersangka NB dan PU diperiksa Selasa, 25 Agustus," kata Argo saat dikonfirmasi, Minggu, (16/8/2020).                   

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa 10 saksi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di tingkat penyidikan kasus dugaan gratifikasi dan suap terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra saat masih menjadi buronan.                           

"Rencana Minggu depan memeriksa 10 saksi yang dituangkan dalam berita acara setelah naik sidik (penyidikan)," ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya.                        

Sebelumnya 10 saksi itu sudah diperiksa pada waktu kasusnya masih dilakukan penyelidikan. Argo tidak menjelaskan secara detail identitas 10 saksi yang akan diperiksa kembali.                      

Sebelumnya diketahui, Bareskrim Polri menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan hilangnya nama Djoko Tjandra di red notice atau notifikasi Interpol.                       

Keempat tersangka itu rinciannya dua orang diduga sebagai pemberi hadiah atau janji, dan dua lainnya diduga sebagai penerima.                        

Dua orang yang diduga menerima hadiah atau janji terkait red notice Djoko Tjandra adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte.           

"Penerima saudara PU kita tetapkan tersangka, kedua adalah NB penerima," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono saat jumpa pers di Jakarta, Jumat, (14/8/2020).                          

Sedangkan pemberi hadiah atau janji pada kasus itu, yakni Djoko Tjandra sendiri dan Tommy Sumardi. "Pelaku pemberi kita menetapkan tersangka saudara JST, dan kedua TS," kata Argo.               

Penetapan tersangka ini diambil setelah Polri beserta aparat penegak hukum lainnya melakukan gelar perkara dan memeriksa saksi-saksi. []