Ekonomi

Bappenas Uraikan Strategi Pembangunan RKP 2022

Menteri PPN Suharso Monoarfa menyampaikan peningkatan nilai tambah sektor industri menjadi fokus strategi pembangunan dalam (RKP) untuk tahun 2022


Bappenas Uraikan Strategi Pembangunan RKP 2022
Menteri Bappenas Suharso Monoarfa (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Suharso Monoarfa menyampaikan bahwasanya peningkatan nilai tambah sektor industri akan menjadi salah satu fokus strategi pembangunan dalam rencana kerja pemerintah (RKP) untuk tahun 2022.

"Dimana strategi pada tahun 2022 tersebut akan meliputi industri, pariwisata, ketahanan pangan, UMKM, infrastruktur, transformasi digital, pembangunan rendah karbon, reformasi perlindungan sosial, reformasi pendidikan keterampilan, dan reformasi sistem kesehatan nasional," ucapnya pada saat konferensi pers virtual Nota Keuangan dan RUU APBN 2022 di Jakarta, Senin (16/8/2021). 

Lebih lanjut Menteri Bappenas memaparkan untuk sektor industri, pihaknya akan meningkatkan nilai tambah sektor industri kemudian di sektor pariwisata pembangunan akan dilakukan melalui upaya percepatan pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata. 

Lalu sektor berikutnya ketahanan pangan dan sektor UMKM akan dilakukan upaya peningkatkan ketahanan pangan masyarakat serta meningkatkan peran UMKM terhadap ekonomi nasional.

"Sedangkan untuk infrastruktur, transformasi digital dan pembangunan rendah karbon akan dilakukan berbagai upaya peningkatan pemerataan infrastruktur, meningkatkan pemerataan dan kualitas layanan digital serta pencapaian penurunan emisi dan intensitas emisi gas rumah kaca," tuturnya. 

Dan yang terakhir adalah sektor reformasi perlindungan sosial (Perlinsos), pendidikan dan keterampilan serta reformasi sistem kesehatan nasional akan dilakukan melalui mempercepat reformasi perlinsos, meningkatkan kualitas dan daya saing SDM, serta memperkuat Sistem Kesehatan Nasional (SKN) dan penanganan Covid-19. 

Tak hanya itu saja, Menteri Suharso juga menjelaskan bahwa strategi pembangunan dalam RKP 2022 akan dilakukan guna mengejar sasaran pembangunan 2022 yang terdiri dari pertumbuhan ekonomi sebesar 5-5,5%, ​tingkat pengangguran terbuka di level 5,5-6,3%, serta tingkat kemiskinan yang akan dijaga dalam rentang 8,5-9%.

Selanjutnya, indeks pembangunan manusia pada level 73,41-73,46, penurunan emisi gas rumah kaca ditargetkan mencapai 26,87%, dan rasio gini pada level 0,376-0,378.

"Sasaran pembangunan ini adalah agregrasi dari pelaksanaan rencana program pembangunan yang merupakan hasil kesepakatan berbagai pihak," jelas Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.