Ekonomi

Bappenas Ungkap Rekomendasi Kebijakan Kebut Pengembangan KEK

Dalam mempercepat pembangunan ekonomi yang merata di Indonesia, pemerintah melakukan berbagai upaya salah satunya membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)


Bappenas Ungkap Rekomendasi Kebijakan Kebut Pengembangan KEK
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Dok. Kemenpar)

AKURAT.CO Dalam mempercepat pembangunan ekonomi yang merata di Indonesia, pemerintah melakukan berbagai upaya salah satunya membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dimana tujuan utama pengembangan KEK adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta meningkatkan daya saing.

Adanya KEK tentu memberikan fasilitas bagi beberapa kawasan yang lokasinya memiliki akses ke pasar global, baik melalui pelabuhan maupun bandara. Sehingga nantinya dapat memaksimalkan kegiatan industri, ekspor, impor, dan berbagai kegiatan ekonomi yang memiliki nilai tinggi, sekaligus menciptakan daya saing internasional.

Deputi Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Prawiradinata mengklaim bahwasanya ada beberapa rekomendasi kebijakan dalam upaya melakukan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.

"Yang pertama dari segi tahap perencanaan, harus adanya penyelarasan usulan konsep pembangunan KEK dengan arah kebijakan pengembangan wilayah dan pembangunan sektoral. Kemudian memastikan pengembangan KEK sejalan dengan business-driver yang memiliki orientasi ekspor," paparnya.

Kemudian berikutnya adalah mempertimbangkan nilai strategis lokasi (apakah dekat dengan infrastruktur pendukung maupun bahan baku), lalu memasukan indikator risiko kebencanaan dalam proses penilaian rencana pengembangan KEK.

"Mengarahkan konsep pengembangan KEK menjadi 2 jenis diantaranya adalah, Broadbased-type dimana jenis ini lebih terbuka dalam segala bentuk kegiatan namun tetap mengutamakan kualitas fasilitas yang ditawarkan. Lalu jenis kedua adalah Intense Industrialization dimana jenis ini lebih meningkatkan share manufaktur pada skala regional, sebetulnya kedua opsi atau jenis tersebut tetap mengedepankan value proposition dari KEK secara riil," ucapnya.

Kalau tadi rekomendasi dari tahap perencanaan, sementara dari segi tahap pembangunan harus adanya penguatan peran pemerintah daerah, lembaga pengelolaan dalam penyiapan kawasan dan pendukungnya.

"Di tahap rekomendasi ini pemerintah daerah harus menyiapkan tenaga-tenaga kerja lokal, sebab ini merupakan opportunity (kesempatan) yang sangat besar dengan adanya KEK atau pusat pertumbuhan baru. Sebab sering kali pemerintah daerah lupa menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang dibutuhkan," imbuhnya.