Ekonomi

Bappenas Fokus Benahi Tingginya Stunting


Bappenas Fokus Benahi Tingginya Stunting
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/17)

AKURAT.CO, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan bahwa pemerintah melalui kementerian Bappenas sedang berupa keras dalam memperbaiki fenomena stunting (tinggi badan rendah).

Bambang menuturkan bahwa fenomena stunting ini masih cukup tinggi sekitar 26 persen menurut dia. Anak-anak Indonesia masih mengalami stunting. Jika dibiarkan berlarut-larut maka akan menjadi masalah besar bagi generasi masa depan.

"Sedikitnya 26 persen masih terjadi stunting di Indonesia, 20 persen obesitas," ujar Menteri Bappenas saat ditemui di Jakarta, Senin (30/10).

Bambang menambahkan bahwa pemerintah sudah memasukan hal tersebut dalam rencana pembangunan nasional. Untuk mengejar target Indonesia bisa mencapai gol dari program SDGs tersebut pada tahun 2030. Termasuk bebas dari stunting.

"Kita sudah masukan ke rencana pembangunan nasional lima tahun jadi selama ini kita secara tidak langsung juga mengerjakan goal dari Sustainable Development Goals (SDGs) tersebut. Cuma sekarang hanya untuk 5 tahun pertama. Nanti kita lanjutkan di lima tahun berikut nya sampai mudah-mudahan kita mencapai target di tahun 2030," tambahnya.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan bahwa untuk membebaskan Indonesia dari Stunting Pemerintah sudah melakukan beberapa intervensi diantaranya dengan membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh Wapres RI Jusuf Kalla.

"Kita sudah membentuk tim khusus dipimpin oleh pak wapres mengatasi masalah stunting," pungkasnya.

Ke depan Bambang berharap semua pihak mendukung upaya pemerintah. Ia berharap masyarakat juga bisa mengubah pola hidup dan mempraktekkan prilaku hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari. []