Ekonomi

Bapanas Dinilai Mampu Kuatkan Ketahanan Pangan Layaknya BKP

Bapanas mampu menguatkan ketahanan pangan nasional, seperti halnya yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan Kementan dalam membangun sektor pertanian.


Bapanas Dinilai Mampu Kuatkan Ketahanan Pangan Layaknya BKP
Pedagang menata cabai merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (16/12/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Pakar Pangan dari Universitas Brawijaya Malang, Sujarwo berharap kehadiran Badan Pangan Nasional (Bapanas) mampu menguatkan ketahanan pangan nasional, seperti halnya yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan Kementan dalam membangun sektor pertanian.

Apalagi menurut Sujarwo, Bapanas memiliki Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, serta Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.

"Sehingga, jika lembaga ini ada dan aktif dalam operasinya maka akan terjadi redundancy tugas dan fungsi, dimana Bapanas ke depan memiliki tugas dan fungsi dalam menguatkan ketahanan, kedaulatan, dan kemandirian pangan nasional," ujar Sujarwo dalam keterangannya, Senin (18/10/2021).

Selain itu, Bapanas juga diharapkan Sujarwo mampu menguatkan urusan pokok yang menjadi pilar ketahanan pangan seperti food availability, food access, dan food utility.

"Buat saya perpres No 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional itu memiliki fungsi yang analog dengan Badan Ketahanan Pangan," katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Tauhid mengatakan bahwa pengambilalihan Badan Ketahanan Pangan (BKP Kementan) ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) hanya akan menimbulkan polemik baru dengan semua kebijakannya yang akan tumpang tindih.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengeluarkan regulasi pembentukan Badan Pangan Nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional.

Pembentukan ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Pasal 129 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja.

Menurut Tauhid, potensi kewenangan tumpang tindih sangatlah besar mengingat fungsi pada badan khusus yang baru itu selama ini ada di Badan Ketahanan Pangan (BKP Kementan). Jadi sebaiknya, BKP tetap menjadi bagian dari Kementan, meski Bapanas dibentuk.