News

Banyak Tokoh Betawi Dijadikan Nama Jalan, Fahira Puji Anies  

Menurut Fahira, pembangunan di Jakarta selama hampir lima tahun kepemimpinan Anies Baswedan, telah mampu menghadirkan keseimbangan dan keadilan.


Banyak Tokoh Betawi Dijadikan Nama Jalan, Fahira Puji Anies  
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DKI Jakarta terpilih periode 2019 - 2024 Fahira Idris (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO  Anggota DPD RI Dapil Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengabadikan nama tokoh-tokoh Betawi sebagai nama jalan.

Fahira mengatakan, perubahan 23 nama jalan di DKI Jakarta dengan nama-nama tokoh Betawi itu merupakan salah satu dari sekian banyak program Anies dalam pembangunan dan pengembangan budaya Betawi. 

Selain meresmikan Museum Kebudayaan Betawi Taman Benyamin Sueb dan pembangunan Pusat Budaya Betawi di Setu Babakan, Pemprov DKI Jakarta juga menyelenggarakan pagelaran seni budaya Betawi sepanjang tahun. Bahkan penggantian istilah HUT menjadi hajatan pada ulang tahun Jakarta ke-495 dilakukan agar istilah tersebut mencerminkan masyarakat Betawi.

baca juga:

Dia menjelaskan, mengganti puluhan nama jalan dengan nama tokoh-tokoh Betawi, bukan hanya bentuk terima kasih dan apresiasi atas jasa masyarakat Betawi untuk Jakarta, tetapi mengisyaratkan bahwa walau Jakarta sudah menjadi kota global, kearifan lokal tetap menjadi yang terdepan. 

"Oleh Gubernur Anies, sosok, kiprah, perjuangan dan konsistensi para tokoh Betawi ini diabadikan dan dijadikan monumen agar sampai kapan pun menjadi memori dan inspirasi warga Jakarta,” ujar Fahira Idris dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022). 

Menurut Fahira, pembangunan di Jakarta selama hampir lima tahun kepemimpinan Anies Baswedan, telah mampu menghadirkan keseimbangan dan keadilan. Pembangunan fisik yang berorientasi kepentingan publik diimbangi dengan pembangunan nonfisik yang membangkitan kebanggaan dan rasa memiliki warga terhadap kotanya membuat denyut keharmonisan terjalin di Jakarta.

“Salah satu kontribusi penting masyarakat Betawi tidak hanya bagi Jakarta tetapi juga Indonesia adalah menjadikan Jakarta kota terbuka dan setara bagi siapa saja. Masyarakat Betawi menjadi simpul perekat kemajemukan Jakarta,” kata Fahira. 

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan 23 nama tokoh Betawi menjadi nama jalan di sejumlah wilayah Ibu Kota. Peresmian dilaksanakan di Perkampungan Budaya Betawi, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2022) sore. Nama tokoh Betawi yang diresmikan jadi jalan mulai dari seniman hingga alim ulama.[]