Ekonomi

Bantu Kerek Ekonomi, SMF Kucurkan Rp11 Miliar Bakal Pembiayaan Homestay di Desa Wisata

SMF telah menyalurkan anggaran untuk program pembiayaan homestay pada 2021 mencapai Rp11 miliar dari total anggaran yang disiapkan Rp20 miliar


Bantu Kerek Ekonomi, SMF Kucurkan Rp11 Miliar Bakal Pembiayaan Homestay di Desa Wisata
Jajaran direksi SMF dalam acara konferensi pers Kinerja perseroan triwulan III Tahun 2021 dan Economic Outlook Tahun 2022 di Lombok, Sabtu (27/11/2021) (AKURAT. CO/Atikah Umiyani )

AKURAT.CO, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencatatkan penyaluran anggaran untuk program pembiayaan homestay pada 2021 mencapai Rp11 miliar dari total anggaran yang disiapkan Rp20 miliar pada tahun 2021. 

"Alokasi pembiayaan realisasi 11 desa untuk 91 unit homestay baru Rp11 miliar. Kita punya dana Rp20 miliar. Tahun depan kita tambah. Alokasi ke eksisting, buka baru lagi," jelas Direktur Keuangan perseroan Trisnadi Yulrisman saat acara Media Gathering di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (26/11/2021).

Ia optimis penyaluran program pembiayaan homestay tersebut dapat terserap seluruhnya pada 2021. Hal itu seiring dengan kebangkitan sektor pariwisata dan Indonesia dalam hadapi pandemi Covid-19. 

Selain itu, ia melihat potensi sektor pariwisata di sejumlah daerah di Indonesia untuk mengembangkan desa wisata. Apalagi perseroan juga menawarkan skema bunga 3 persen per tahun sehingga tidak memberatkan. 

Dikatakannya, SMF telah merealisasikan program pembiayaan homestay di 11 desa yang terletak dalam destinasi super prioritas pariwisata (DSPP) Borobudur, DSPP Mandalika dan daerah potensi pariwisata di Banyuwangi dan Sumedang.

"Kita lihat kondisi. Bisa hadapi pandemi Covid-19 kebangkitan pariwisata jalan, kita yakin jabis. Banyuwangi masih akan ada lagi tahun depan, masih banyak daerah di Jawa Timur, Jawa Barat antara lain di Sumedang dan Tasikmalaya," tutur dia.

Sementara itu untuk target 2022, Trisnadi belum dapat menyebutkan secara detail program pembiayaan homestay.

"Belum, kita akan lakukan kajian di sisi yang kita fokuskan pembiayaan homestay,kumpulkan data-data, ada skema pendanaan membutuhkan kajian kita," tukasnya.

Sekadar informasi, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp3,09 triliun hingga triwulan III Tahun 2021. Direktur utama perseroan Ananta Wiyogo mengatakan secara kumulatif, total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2006 sampai dengan 30 September 2021, mencapai sebesar Rp74,04 triliun yang terdiri dari pembiayaan sebesar Rp61,10 triliun, sekuritisasi KPR sebesar Rp12,79 triliun dan pembelian KPR sebesar Rp156 miliar.