Olahraga

Bantu Indonesia Cetak Sejarah, Begini Sosok Bolden dan Derrick Michael di Mata Timnas Basket

Bantu Indonesia Cetak Sejarah, Begini Sosok Bolden dan Derrick Michael di Mata Timnas Basket
Pemain naturalisasi Timnas Basket Indonesia, Marques Bolden saat beraksi melawan Filipina di SEA Games Hanoi 2021, Minggu (22/5). (Perbasi / Ariya Kurniawan)

AKURAT.CO, Tim Nasional Bola Basket Putra Indonesia memang berhasil mencetak sejarah membanggakan dengan meraih medali emas di SEA Games Hanoi 2021. Ini menjadi emas perdana bagi Merah Putih sepanjang keikutsertaannya di pesta olahraga bergengsi Asia Tenggara sejak 1977.

Timnas Basket Indonesia memastikan diri menggondol emas usai menyapu bersih kemenangan pada enam laga dalam kompetisi bersistem round robin. Termasuk ketika berhasil mengalahkan juara bertahan sekaligus raksasa ASEAN, Filipina dalam pertandingan pamungkas dengan skor 85-81.

Andakara Prastawa sebagai salah satu pemain andalan mengatakan, salah satu faktor keberhasilan Timnas Basket Indonesia mendapatkan emas pertamanya tak lepas dari kehadiran dua sosok jangkung lebih dari dua meter, Derrick Michael Xzavierro dan Marques Terrell Bolden.

baca juga:

“Mungkin karena ada kehadiran Marques dan Derrick. Kita juga sama-sama terus dalam tiga tahun terakhir. Dan memang komposisi ini kayaknya pas banget dan kami mainnya having fun aja di SEA Games,” kata Prastawa ketika ditemui Akurat.co di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/5).

“Jadi bisa dibilang (kehadiran Bolden) penting sih. Ya, Bolden orangnya juga bukan tipe yang merusak suasana atau gimana. Soalnya kami lima game enggak ada dia baik-baik saja juga, tapi dengan adanya dia jelas jadi kekuatan tambahan buat tim. Dia orang yang tepat lah untuk kita saat ini.”

Pentingnya kehadiran kedua pemain tersebut juga diakui oleh dua pilar lain, yakni Juan Laurent Kokodiputra dan Hardianus Lakudu. Duet pemain Satria Muda Pertamina Jakarta itu mengatakan, adanya Marques dan Derrick membuat kepercayaan dirinya dan rekan-rekan setim lain menjadi lebih meningkat.

"Selama ini kita kekurangan bigman, jadi dengan adanya Derrick dan Bolden ini membuat kami nyaman. Saat menembak jadi lebih pede. Kalau tidak masuk yakin kita akan dapat rebound," kata Juan.

“Kehadiran Derrick dan Bolden yang secara size tidak jauh berbeda. Dengan ini, kami bisa mengatasi (masalah) kekurangan orang besar ini, jadi lebih percaya,” jelas Hardianus.

Untuk diketahui, Derrick adalah pemain muda berbakat Indonesia dengan tinggi mencapai 203 cm. Pebasket keturunan Kamerun berusia 19 tahun itu seperti jadi ‘tulang punggung’ Timnas Basket Indonesia sejak pertandingan pertama hingga terakhir.

Sementara Marques, adalah pemain naturalisasi dari Amerika Serikat (AS). Pebasket setinggi 207 cm yang memperkuat tim G-League tersebut berkontribusi besar dalam duel Indonesia versus Filipina.[]