Entertainment

Bantu Asmat Papua, Deva Mahenra Tak Punya Alasan untuk Menolak


Bantu Asmat Papua, Deva Mahenra Tak Punya Alasan untuk Menolak
Deva Mahenra mengikuti konferensi pers yang bertajuk Kopi Untuk Asmat di Gedung 33, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10)

AKURAT.CO, Aktor Deva Mahenra saat ini tengah terlibat dalam penggalangan dana yang bertajuk 'Kopi Untuk Asmat'.

Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat Papua khususnya di daerah Kabupaten Asmat.

Deva menceritakan, ia terlibat dalam kegiatan amal itu karena diajak oleh salah seorang dari Wahana Visi Indonesia (WVI) yang telah menggagas program guna membantu masyarakat Papua sejak 2018 lalu.

baca juga:

"Saya di campaign ini, saya sebagai perwakilan tim dari 'Foresthree Coffee'. Keterlibatannya awalnya karena saya kenal salah satu di Wahana Visi Indonesia, kami dulu ada satu program gitu," ujar Deva Mahenra di Gedung 33, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10).

Begitu diajak untuk membantu masyarakat di tanah ia dibesarkan itu, Deva langsung menerimanya. Bahkan ia pun mengaku tidak ada alasan untuk menolak ajakan tersebut.

"Pas begitu cerita tentang Papua, Asmat lebih khususnya itu sudah langsung 'ayo nih kita harus segera meetingkan gitu'. Akhirnya kita ketemu, kita ngobrol satu sama lain ya kita bicarakan teknisnya, tapi intinya memang pas begitu diajak kami dari 'Forestree Coffee', saya juga sebagai anak Papua ya enggak ada alasan menolak sih, langsung terima," jelasnya.

Berangkat dari situ, tidak menunggu lama bagi Deva dan juga tim lainnya untuk mengeksekusi program 'Kopi Untuk Asmat' tersebut.

"Langsung saya sounding untuk cod dan lain-lain, semua owner dan juga tim langsung briefing untuk kita sama-sama melakukan campaign ini gitu," tukasnya.

Untuk diketahui, WVI menggandeng sejumlah pengusaha kopi Tanah Air adalah untuk membantu masyarakat Asmat Papua. Kedepannya melalui kerjasama itu, mereka akan membangun sebanyak 300 penampungan air hujan untuk masyarakat di sana. []

Agussalim

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first