Olahraga

Banting Gane, Ngannou Pertahankan Gelar Juara Dunia UFC

Melawan Cyril Gane juga menjadi kemenangan pertama Francis Ngannou mempertahankan gelar sejak merebut sabuk juara dunia pada 27 Maret tahun lalu.


Banting Gane, Ngannou Pertahankan Gelar Juara Dunia UFC
Petarung asal Kamerun, Francis Ngannou, selepas mempertahankan gelar juara dunia kelas berat UFC menghadapi Cyril Gane di Annaheim, Amerika Serikat, Minggu (22/1). (TWITTER/UFC)

AKURAT.CO, Petarung seni beladiri campuran asal Kamerun, Francis Ngannou, sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas berat UFC dengan mengalahkan lawan asal Prancis, Cyril Gane. Bertarung di Annaheim, Amerika Serikat, Sabtu (22/1) atau Minggu pagi WIB, Ngannou menang angka dengan keputusan mutlak.

Kemenangan Ngannou bisa dikatakan kemenangan comeback yang sukses setelah sempat berada di bawah tekanan di dua ronde pertama. Ngannou membalikkan keadaan di awal ronde ketiga dengan melakukan beberapa bantingan yang memengaruhi jalannya laga sampai akhir.

The Guardian menyebut bahwa pilihan cara bertarung Ngannou mengalahkan Gane menunjukkan bahwa sang atlet kini semakin andal dalam pertarungan di lantai. Pasalnya, selama ini petarung berusia 35 tahun tersebut dikenal sebagai salah satu atlet yang menjatuhkan lawan dengan pukulan tangannya.

baca juga:

Gane sendiri beberapa kali melakukan tendangan memutar yang menaikkan kepercayaan dirinya. Hanya saja, keberhasilan Ngannou membanting Gane membuat mentalitas pertandingan bergerak ke arah Ngannou karena Gane tidak pernah mengalami bantingan sepanjang kariernya.

Dengan tiga ronde terakhir menjadi milik Ngannou dari lima ronde yang dimainkan, juri memberikan poin 48-47, 48-47, dan 49-46 untuk Ngannou. Sekaligus menjadi kemenangan angka pertama Ngannou sepanjang kariernya.

Kemenangan atas Gane juga menjadikan catatan pertarungan Ngannou menjadi 20 laga dengan 17 kemenangan dan tiga kekalahan. Melawan Gane juga menjadi kemenangan pertamanya mempertahankan gelar sejak merebut sabuk juara dunia dari Stipe Mocic pada 27 Maret tahun lalu.

Adapun Gane, 31 tahun, harus melihat kekalahan pertama dalam catatan pertarungannya. Naik ke ring melawan Ngannou dengan status tak terkalahkan, kini Gane punya catatan sebelas laga dengan sekali kalah.

Sementara itu, di tempat yang sama petarung asal Brasil, Deiveison Figueiredo, sukses merebut kembali sabuk gelar juara dunia kelas terbang UFC. Petarung berusia 34 tahun ini menang atas lawan asal Meksiko, Brandon Moreno, dalam pertarungan lima ronde.

Kemenangan atas Moreno sekaligus merupakan kemenangan pada pertarungan ketiga bagi Figueiredo. Laga pertama berakhir imbang pada Desember 2020 lalu Figueiredo kalah di laga kedua pada Juni tahun lalu sebelum menang di laga terakhir.[]