News

Bantah Rekayasa Autopsi Ulang Brigadir J, Polri: Akan Diumumkan dalam Waktu Dekat

Jenazah Brigadir J diautopsi ulang pada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, Muaro Jambi

Bantah Rekayasa Autopsi Ulang Brigadir J, Polri: Akan Diumumkan dalam Waktu Dekat
Petugas kepolisian dan kerabat mengangkat peti jenazah almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat pemakaman kembali setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). Autopsi ulang yang berlangsung selama enam jam itu dilakukan atas permintaan keluarga dalam mencari keadilan dan pengungkapan kasus/ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan (Antara Foto)

AKURAT.CO, Polri membantah adanya rekayasa terkait hasil autopsi jenazah Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Polri berjanji akan mengumumkan hasil autopsi kedua dalam waktu dekat.

"Tidak ada rekayasa autopsi. Nanti dari Perhimpunan Kedokteran Forensik dalam waktu dekat akan mengumumkan hasil dari autopsi yang kedua atau telah kita laksanakan ekshumasi yang kemarin," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (10/8/2022). 

Sebelumnya, jenazah Brigadir J diautopsi ulang pada Rabu (27/7/2022) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, Muaro Jambi. 

baca juga:

Autopsi melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI), Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, dan Pusdokkes Polri.

Polri telah menetapkan empat orang tersangka terkait tewasnya Brigadir J, yakni Irjen Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal atau Bripka RR, serta seorang sipil yang merupakan sopir istri Ferdy Sambo berinisial KM.

Sesuai peran masing-masing, keempat tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana, Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP. 

Irjen Ferdy Sambo berperan memerintahkan penembakan dan menskenario seolah terjadi baku tembak, Bharada E berperan menembak. Bripka RR dan KM berperan turut membantu dan menyaksikan penembakan.[]