News

Bantah Hasto, PKS Serang Balik Gibran dan Ganjar

Bantah Hasto, PKS Serang Balik Gibran dan Ganjar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai diperiksa penyidik KPK di Gedung Merh Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2020). (AKURAT.CO/Kosim Rahman)

AKURAT.CO, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid merespon pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyindir PKS agar fokus mengurusi Kota Depok dibandingkan sibuk mengkritik kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Hasto bahkan mempertanyakan apa prestasi PKS selama memimpin Depok? 

"Alhamdulilah, Kota Depok selama dipimpin PKS telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 2.58% hingga 2021. Capaian ini merupakan tingkat kemiskinan terendah ketiga di Indonesia," kata Kholid, Selasa (20/9/2022).

baca juga:

"Tidak hanya itu, di bawah kepemimpinan kader PKS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Depok juga mencapai peringkat tertinggi ketiga di Jawa Barat," tambah alumni FEB Universitas Indonesia ini.

Kholid yang juga warga Depok mengajak Hasto membandingkan capaian tingkat kemiskinan di Kota Solo dibawah Gibran dan PDIP atau Provinsi Jawa Tengah dibawah Ganjar yang juga kader PDIP.

"Kalau Sekjen PDIP mau adu prestasi Kepala Daerah, boleh saja. Mari kita bandingkan mana yang sukses, PKS atau PDIP yang berhasil turunkan angka kemiskinan? Kota Solo lama di bawah kepemimpinan PDIP dari Pak Jokowi hingga sekarang putranya Gibran. Bagaimana prestasi pengentasan kemiskinannya?" tanya Kholid.

Data BPS menunjukan tingkat kemiskinan di Kota Solo mencapai 9.4% pada 2021.

"Di level kota, Solo adalah kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Inikah prestasi yang dibanggakan PDIP?" tanya Kholid lagi.

Tidak hanya itu, Provinsi Jawa Tengah juga gagal menurunkan tingkat kemiskinan ekstrim. Jumlah daerah kategori miskin ekstrim justru naik dari 5 daerah menjadi 19 daerah pada 2021.

Selain itu, Jawa Tengah adalah provinsi kedua tertinggi tingkat kemiskinannya setelah DIY dibandingkan dengan provinsi lainnya di Jawa. Tahun 2021, Provinsi Jawa Tengah tingkat kemiskinannya mencapai 11,25% di 2021.

"Jawa Tengah itu tingkat kemiskinannya tertinggi kedua di Pulau Jawa dan angkanya lebih tinggi dari tingkat kemiskinan nasional," tutupnya.

Hasto Gerah Spanduk PKS 

Hasto menantang PKS menunjukkan kepala daerah dari PKS yang berprestasi. Hal itu disampaikan Hasto merespons banyaknya spanduk penolakan kenaikan harga BBM yang dipasang kader PKS.

Hasto mengatakan sebelum mengkritik pemerintah, PKS semestinya melakukan otokritik. Dia misalnya mempertanyakan hasil kepemimpinan PKS di Kota Depok.

"Sekarang tampilkan saja kepala daerah mana dari PKS yang berprestasi? Di Kota Depok puluhan tahun dipimpin PKS tetapi bagaimana prestasinya? Itu baru memimpin kota, belum memimpin Indonesia yang begitu kompleks," kata Hasto dalam siaran pers, Sabtu (17/9/2022).

Hasto mengatakan, tak masalah jika PKS dan partai politik lainnya menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM. Namun ia mengingatkan PKS mendukung kenaikan harga BBM ketika menjadi partai pendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"PKS harus melihat bagaimana Presiden Jokowi ini telah melakukan upaya yang tidak dilakukan ketika PKS berada di pemerintahan Pak SBY," kata Hasto.[]