News

Bank Qatar Gugat Keluarga Aksa Mahmud Rp7 Triliun

QNB QPSC menggugat Keluarga Aksa Mahmud


Bank Qatar Gugat Keluarga Aksa Mahmud Rp7 Triliun
Erwin Aksa (Istimewa)

AKURAT.CO, Qatar National Bank (QNB) QPSC menggugat Keluarga Aksa Mahmud, yakni pendiri Bosowa Group HM Aksa Mahmud, Erwin Aksa, Sadikin Aksa, dan Muhammad Subhan Aksa.

Berdasarkan informasi, gugatan perdata tersebut senilai US$ 484,42 juta atau setara dengan Rp 7,02 triliun. Gugatan disampaikan pada 5 Oktober 2020 dengan klasifikasi perkara wanprestasi. Dengan nomor perkara 562/Pdt.G/2020/PN Jkt.Pst.

Kuasa hukum Qatar National Bank QPSC ialah Vebranto Yudo Kartiko, sedangkan tergugat adalah HM Aksa Mahmud, Erwin Aksa, Sadikin Aksa, dan Muhammad Subhan Aksa. Adapun turut tergugat Mark Supreme Limited.

Isi petitum gugatan ialah menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

Berikut pettitum Pengadilan Negeri Jakarta Pusat;

Pengadilan menyatakan para tergugat telah melakukan perbuatan cidera janji (wanprestasi) atas akta-akta jaminan.

Menghukum para tergugat baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri untuk membayar seluruh kewajibannya kepada penggugat sejumlah US$352.906.689,53 (untuk Fasilitas A) dan US$131.512.474,23 (untuk Fasilitas B), ditambah bunga sebesar 6,3693% per tahun terhitung sejak 31 Agustus 2020 hingga dilunasinya seluruh kewajiban pembayarannya tersebut kepada Penggugat.

Kemudian, menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) yang dijatuhkan dalam perkara ini.

Menyatakan bahwa putusan ini harus dilaksanakan terlebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad) meskipun ada upaya hukum banding dan kasasi serta perlawanan (verzet).