Ekonomi

Bank Mandiri Klaim Kredit Perbankan Tumbuh 9,1 Persen

Bank Mandiri mencatat kenaikan kredit perbankan sebesar 9,1% YoY atau tumbuh mencapai Rp984,9 triliun


Bank Mandiri Klaim Kredit Perbankan Tumbuh 9,1 Persen
Kantor pusat Bank Mandiri di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (19/7/2018). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO PT Bank Mandiri Tbk mencatat kenaikan kredit perbankan sebesar 9,1% YoY atau tumbuh mencapai Rp984,9 triliun, dikarenakan konsolidasi atau merger bank syariah pada Februari 2021.

Direktur Bank Mandiri Darmawan Junaidi juga mencatat bahwa kenaikan juga karena pertumbuhan kredit anak usaha perbankan, yakni Bank Mantap.

" Dapat kami update untuk Bank Mandiri secara konsolidasi kredit tumbuh 9,1% year-on-year di mana pertumbuhan tersebut juga didorong hasil dari merger bank syariah pada bulan Februari 2021 yang lalu," katanya saat Rapat dengan Komisi XI DPR RI secara virtual, Selasa (15/6/2021).

Selain itu, Junaidi juga menyampaikan aset perbankan tumbuh sebesar Rp1.584,1 triliun.  Kemudian, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp1.181,3 triliun.

Adapun laba setelah pajak 5,918 per Maret 2021, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross 3,15% dan Net Interest Margin tumbuh ke level 5,10%.

Kemudian untuk realisasi impelementasi PEN, Bank Mandiri telah melaksanakan penempatan uang negara pada bank umum sebesar Rp66,6 triliun per 12 Januari 2021.

Sementara subsidi bunga sebesar realisasi sebesar Rp40 triliun pada 31 Maret 2021, dan program penjaminan kredit realisasi mencapai Rp2,46 triliun pada 31 Maret 2021.

Sekadar informasi, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan memprediksikan kredit perbankan akan mengalami perbaikan hingga tumbuh sekitar 5% pada tahun ini, sejalan dengan ekonomi Indonesia yang diperkirakan tumbuh 4,4%.

“Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 4,4% kami melihat pertumbuhan kredit akan membaik sekitar 5%,” katanya dalam acara daring Economic Outlook and Industry 2021 di Jakarta, Rabu (18/5/2021).