Ekonomi

Bank Indonesia Janji Terus Pantau Perkembangan Pemulihan Satelit Telkom 1


Bank Indonesia Janji Terus Pantau Perkembangan Pemulihan Satelit Telkom 1
Ilustrasi : Satelit Telkom 1 (time.com)

AKURAT.CO, Perbankan dinilai harus mampu memiliki rencana keberlangsungan bisnis seperti memiliki jaringan alternatif selain jaringan utama. Langkah itu, bentuk kehati-hatian agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu. Hal itu menyusul terjadinya gangguan sistem keuangan dan perbankan akibat anomali Satelit Telkom 1.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan, Bank Indonesia pun berjanji akan terus memantau perkembangan pemulihan gangguan ini dan terus berkoordinasi dengan perbankan maupun lembaga-lembaga terkait.

“Apalagi tak hanya bank besar BUKU 4, tetapi sejumlah bank kecil juga terdampak akibat krisis satelit ini,” ujar Agus di Jakarta, mengutip dari Antara, Sabtu (2/9).

baca juga:

Namun, dia menilai interkoneksi antar-ATM yang telah terbangun dapat memberikan kemudahan bagi nasabah turut terdampak gangguan tersebut.

Meskipun sejauh ini diakuinya, pihaknya belum mendapatkan laporan terbaru terkait jumlah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang sudah diperbaiki maupun yang masih terganggu. Namun, upaya pemulihan sejumlah jaringan mesin ATM terus dilakukan.

Sehingga, pihaknya terus berharap agar pemulihan gangguan sistem keuangan dan perbankan akibat anomali Satelit Telkom 1 dapat selesai tepat waktu pada 10 September sesuai perkiraan PT Telekomunikasi Indonesia.

“ Saya belum dapat laporan terakhir tetapi setiap hari diperkirakan paling tidak sudah ada 1.000 ATM yang sudah dikonversi disiapkan. Kalau kantor kas ada beberapa yang terganggu, ke depannya hampir semua sudah bisa dihidupkan kembali," tutur Agus di Jakarta, mengutip dari Antara, Sabtu (2/9).

Sementara itu, guna mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat, Bank Indonesia terus mendukung ketersediaan uang tunai di perbankan dan memastikan sistem transfer di perbankan berjalan normal. Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) masih berjalan normal.

Ada pun PT Telekomunikasi Indonesia Tbk sebagai operator satelit menyatakan akan mempercepat pemulihan layanan Satelit Telkom 1 dengan melakukan migrasi ke Satelit Telkom 2 dan Satelit Telkom 3S dengan perkiraan selesai pada 10 September 2017.[]

Sumber: Antara