Ekonomi

Bank BJB Dorong Ekspor Porang ke Cina Senilai Rp1,8 Miliar

Pekan lalu BJB melakukan pelepasan ekspor perdana serpih (Chips) Porang ke negara China sebanyak 54 ton dengan total nilai sebesar Rp1,8 miliar.


Bank BJB Dorong Ekspor Porang ke Cina Senilai Rp1,8 Miliar
logo Bank BJB (bankbjb.co.id)

AKURAT.CO, Bank BJB mendukung ekspor porang ke Cina agar para petani bisa lebih sejahtera. Dukungan itu melalui penyaluran kredit dengan skema pola kemitraan.

Pekan lalu BJB melakukan pelepasan ekspor perdana serpih (Chips) Porang ke negara China sebanyak 54 ton dengan total nilai sebesar Rp1,8 miliar.

Pelepasan ekspor perdana chips Porang ke negara China tersebut secara simbolis dilakukan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah didampingi Direktur PT. Sanindo Porang Berkah Dhian Rahadian serta Pemimpin Divisi Kredit UMKM BJB Denny Mulyadi.

baca juga:

Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan pihaknya mendorong pengembangan usaha pertanian baik Porang maupun komoditas pertanian lainnya melalui penyaluran kredit dengan skema pola kemitraan.

"Bank BJB bersama pemerintah terus mendorong para petani agar lebih sejahtera melalui ekspor dengan dukungan pembiayaan pola kemitraan yang saling menguntungkan dan dapat tumbuh bersama," ujar Widi.

BJB telah membiayai para mitra petani Porang PT Sanindo Porang Berkah di Jawa Barat sebanyak 100 orang dengan total luas lahan 164 hektar dan total pembiayaan sebesar Rp32 miliar.

Melalui pembiayaan dari bank BJB ini diharapkan Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu sentra Porang nasional untuk mencukupi kebutuhan pasar nasional dan internasional sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

"Jawa Barat memiliki banyak komoditi yang menjanjikan untuk dikembangkan dengan potensi pasar yang sangat besar di dalam maupun luar negeri," kata Widi.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi