News

Banjir Kritik, Pemprov DKI Jakarta Usul Nama Jalan Attaturk Tidak Digunakan

Penolakan sejumlah kalangan terhadap rencana penamaan Jalan Attaturk di salah satu jalan utama di Jakarta direspons Pemprov DKI Jakarta.


Banjir Kritik, Pemprov DKI Jakarta Usul Nama Jalan Attaturk Tidak Digunakan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat tiba di Gedung Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Penolakan sejumlah kalangan terhadap rencana penamaan Jalan Attaturk di salah satu jalan utama di Jakarta direspons Pemprov DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta berharap nama yang diusulkan pemerintah Turki bukanlah nama orang, tetapi nama kota di sana.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku telah bersurat secara resmi kepada Kedutaan RI untuk Turki perihal pandangan pihaknya. Perihal usulan nama tersebut, Pemprov DKI Jakarta memang telah memilih kawasan Menteng, Jakarta Pusat. 

"Tentu harapan kami bukan nama orang, tapi nama kota. Mudah-mudahan apakah Istanbul, Ankara, dan lain-lain," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/10/2021). 

Kata Riza, penamaan kota sebagai nama jalan di Jakarta bukan hal baru. Ia mencontohkan nama Jalan Casablanca yang merupakan salah satu nama di Kota Maroko. 

Penggantian nama itu bukan tanpa alasan. Pemerintah Maroko juga mengubah nama jalan di Kota Rabat menjadi Al Rais Ahmed Soekarno yang berganti jadi Jalan Soekarno atau Rue Soukarno.

Riza mengungkapkan, dalam surat yang dilayangkan, Pemprov DKI menyatakan akan meminta persetujuan masyarakat ibu kota melalui mekanisme dengar pendapat. Hasil diskusi ini nantinya bakal dipertimbangkan sebagai usulan nama jalan baru.

"Ada aturan terkait dengan penamaan jalan supaya ada proses diskusi dengar pendapat dengan masyarakat kalau dirasa nama jalan diusulkan tersebut menimbulkan kontroversi," kata Wagub DKI.

Seperti diketahui, usulan mengganti nama jalan di Menteng dengan nama Mustafa Kemal Ataturk tuai protes dari berbagai kalangan Islam. Baik pribadi maupun kelompok. Baik di dalam maupun luar negeri seperti protes yang disampaikan Imam Masjid Newyork Shamsi Ali. Umumnya beralasan, Kemal Attaturk merupakan sosok anti Islam dan pemimpin sekuler Turki. Kemal Attaturk disebut-sebut sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas bubarnya kekhalifahan Turki Usmani dan mengubah negara itu menjadi negara sekuler.[]