Entertainment

Banjir Dukungan, Warganet Ini Tolak Pandangan Cuci Piring sebagai Tugas Wanita

Jehian Sijabat menyatakan ketidaksepakatannya dengan persepsi jika mencuci piring, menyapu, dan beres-beres rumah adalah tugas perempuan.


Banjir  Dukungan, Warganet Ini Tolak Pandangan Cuci Piring sebagai Tugas Wanita
Warganet yang Satu Ini Tolak Pandangan Cuci Piring Tugas Wanita (Twitter/jehianps)

AKURAT.CO, Sebagian besar masyarakat Indonesia menganggap jika mencuci piring, menyapu, dan beres-beres rumah merupakan tugas seorang perempuan. Tidak heran, jika kondisi rumah berantakan, alasan tidak ada sosok seorang wanita di dalam rumah menjadi dalih.

Namun persepsi tersebut dibantah oleh Jehian Panangian Sijabat, seorang manajer influencer. Melalui akun Twitter-nya @jehianps, kakak dari Jerome Polin ini menyatakan ketidaksepakatannya dengan persepsi jika mencuci piring, menyapu, dan beres-beres rumah adalah tugas perempuan.

Pernyataannya tersebut ia kemukakan saat mengomentari sebuah tangkap layar yang memperlihatkan tumpukan piring kotor. Dalam tangkap layar tersebut, seseorang terlihat menyebut jika adanya tumpukan piring kotor akibat tidak memiliki adik perempuan.

"Nasib nggak ada adik perempuan ya Bang," tulis seorang warganet.

Mendapat pernyataan demikian, @jehianps pun menyebut jika pekerjaan rumah tidak hanya diperuntukan untuk wanita saja.

"Mamaku adalah seorang wanita karir yang memutuskan buat jadi ibu rumah tangga. Dia punya 3 anak laki-laki dan misi hidupnya sebagai seorang ibu adalah membuat anaknya mengerti cara mengatur diri di masa depan," cuit @jehianps.

"Jadi dari kecil kita dibiasain cuci piring, jemur, ngepel, masak, dsb," imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut @jehianps mengotak-kotakan pekerjaan rumah sesuai gender adalah cara pandang yang kurang tepat.

"Mengkotak-kotakkan pekerjaan rumah tangga berdasarkan gender akan melemahkan cara pandang yang benar terhadap sebuah set of skill. Housework things termasuk essential skill yang berguna untuk semua orang," lanjutnya.

Cuitan @jehianps pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Tidak sedikit yang mendukung cuitan tersebut dan menganggap jika tugas rumah tidak hanya untuk salah satu gender.

"Alhamdulillah dari kecil emak gua ngajarin gua ama adek gua (cowo) buat bagi2 pekerjaan rumah, dan nggak nyusahin emak atau ngandelin pembantu," komentar akun @beewweee.

"Iya bener. Bersyukur waktu kecil disuruh beberes rumah, nyuci baju sendiri bahkan disuruh masak sendiri karena kalo nantinya dapet istri yg berkarier, bisa diajak kompromi dan gotong royong dalam membina rumah tangga," tulis @adinathaeddo.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu