Junimart Girsang

News

Banjir Bandang di Parapat, Junimart Desak Menteri LHK Soroti Illegal Loging dan Izin Pinjam Hutan

Saat ini Sumut menjadi salah satu Provinsi yang para pelaku illegal logingnya bebas melancarkan aksinya


Banjir Bandang di Parapat, Junimart Desak Menteri LHK Soroti Illegal Loging dan Izin Pinjam Hutan
Junimart Girsang (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Pascabanjir bandang yang melanda kota wisata Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Anggota DPR RI daerah pemilihan asal Sumut III, Junimart Girsang mendesak Menteri Linkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar, untuk segera turun langsung ke lapangan guna menumpas aksi penebangan hutan (Illegal Loging) serta melakukan valuasi atas izin pinjam pakai hutan kepada para pengusaha.

"Menurut saya ini sangat urgent! Sehingga Menteri LHK harus segera turun kelapangan melakukan penumpasan aksi illegal loging yang terjadi di sana. Serta melakukan evaluasi terhadap semua ijin pinjam pakai hutan kepada para pengusaha, jika tidak maka bencana yang sama dapat terjadi di berbagai daerah lainnya," ujar Junimart sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis, Sabtu (15/5/2021).

Dia mengungkapkan, saat ini Sumut menjadi salah satu Provinsi yang para pelaku illegal logingnya bebas melancarkan aksinya. Sehingga kemungkinan akibat aksi illegal loging yang terkesan setengah dilegalkan itu, bencana yang sama juga berpotensi terjadi di sejumlah daerah lainnya di Sumut.

"Sumut salah satu provinsi yg pelaku illegal logingnya bebas beraktifitas setengah dilegalkan. Saya khawatir bencana yang sama akan melanda Kabupaten dan Kecamatan lainnya pun akan menyusul. Karena penggundulan-penggundulan hutan terus dilakukan secara sistemik terstruktur," ungkapnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI itu, juga menuturkan kekhawatirannya terhadap Desa Sopokomil, di Kecamatan Parongil yang saat ini terancam akan tenggelam oleh aktivitas penambangan.

"Seperti di Kecamatan Parongil Kabupaten DAIRI, keberadaan PT. DAIRI PRIMA MINERAL yang bergerak dibidang tambang bawah tanah diyakini akan menenggelamkan Desa Sopokomil dan kecamatan sekitarnya. Karena perijinan nya terbit dalam tanda petik dan amdalnya tidak ada," terangnya.

Selain itu, Junimart mendesak Bupati Kabupaten Simalungun dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Juga turut didesak segera mungkin membenahi sumber utama longsor dan banjir bandang tersebut. Serta membantu melakukan rehabilitasi dan normalisasi kawasan wisata Parapat dan lingkungan masyarakat yang turut terdampak atas peristiwa bencana banjir bandang itu.

"Kepada Bupati Simalungun dan Gubernur Sumatera Utara harus sesegera mungkin membenahi sumber utama longsor dan banjir bandang ini, begitu juga terhadap lingkungan masyarakat nya. Supaya wisata Parapat tidak terlalu lama terganggu serta wisatawan nyaman untuk melakukan rekreasi," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, hujan deras yang melanda kota Wisata Parapat, sejak siang hingga sore, Kamis (13/5/2021), mengakibatkan kota wisata Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, terendam banjir.

Kejadian itu sempat membuat warga di Lingkungan Anggarajim panik dan berhamburan keluar rumah. Mereka khawatir, air bercampur lumpur yang meluap dari sungai diantara tebing bukit Bangun Dolok tersebut volumenya semakin besar.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co