Ekonomi

Bangun Jembatan Habis Rp3,7 Miliar Pakai Dana Pribadi, Crazy Rich Jepara Sindir Ganjar Pranowo

Kholil mengungkapkan, niat awal membangun jembatan itu untuk membantu warga sekitar, terutama saat berangkat kerja.


Bangun Jembatan Habis Rp3,7 Miliar Pakai Dana Pribadi, Crazy Rich Jepara Sindir Ganjar Pranowo
Jembatan Kedungjogo, Jepara, Jawa Tengah (twitter.com/jjoyowaskito)

AKURAT.CO, Sosok Cracy Rich Jepara yang membangun jembatan Rp 3,7 miliar kini jadi perbincangan. Diketahui, Kholil membangun jembatan dengan uang pribadinya yang mencapai miliaran rupiah. Atas aksinya tersebut, julukan Crazy Rich disematkan kepadanya.

Dilansir dari Tribunjabar.id, cerita ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter @jjyowaskito, Selasa (3/5/2022).

Dalam unggahan tersebut tampak jembatan yang menghubungkan dua wilayah. Tak tanggung-tanggung, Kholil mengaku, biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 3,7 miliar. Lokasi jembatan berada di Dukuh Kedungjogo Rt/15 RW/02, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Dalam akun tersebut juga menyebutkan, sejumlah pejabat daerah terkait keberadaan jembatan ini. Ia mengatakan dalam tulisan tersebut Bupati Jepara dam (Gubernur Jateng) pura-pura tidak tahu, berbeda dengan Bupati Grobogan yang berterima kasih.

"Bupati Jepara dan (Gubernur Jateng) Ganjar pura-pura tidak tahu, lain dengan Bupati Grobogan yang berterima kasih," tulis dia.

Belakangan diketahui, pemilik akun @JJoyowaskito sekaligus pembangun jembatan bernama Kholil (58). Crazy Rich Jepara, Kholil ternyata bukan orang dengan status pendidikan yang tidak mentereng. Ia hanya kuliah hingga satu semester saja. 

Kholil mengungkapkan, niat awal membangun jembatan itu untuk membantu warga sekitar, terutama saat berangkat kerja. Pasalnya sebelum ada jembatan, banyak warga yang susah payah menyeberangi sungai tersebut.

"Kisarannya Rp 3,6 miliar sampai Rp 3,7 miliar. Dana pribadi semuanya dan ada dana aspirasi," kata Kholil  yang ditulis via akun @jjoyowaskito.

Dia mengaku memang menerima bantuan dari beberapa pihak, seperti bantuan kepala desa setempat berupa 40 sak semen, teman dekatnya 160 sak semen, dan bantuan dana aspirasi sebanyak Rp150 juta dari seorang anggota DPRD Jepara untuk membangun pagar jembatan.