Ekonomi

Bandara Halim Ditutup Sementara, AP II Jalankan Skenario Perpindahan Operasional Penerbangan

Dirut AP II: skenario perpindahan operasional penerbangan dirumuskan oleh tim Operation Readiness and Airport Transfer (ORAT) yang dibentuk perseroan.


Bandara Halim Ditutup  Sementara, AP II Jalankan Skenario Perpindahan Operasional Penerbangan
Ribuan pemudik mengantri lapor dir atau check in untuk masuk ke dalam Bandara Halim Perdanakusuma. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Halim Perdanakusuma mencatat ada 340 penerbangan dengan 49.557 penumpang dengan tujuan penerbangan domestik. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Halim Perdana Kusuma pada Sabtu (22/1/2022) mulai menjalankan skenario perpindahan operasional penerbangan ke 5 bandara penerima (recipient), seiring ditutup sementaranya bandara itu mulai 26 Januari 2022 dalam rangka revitalisasi. 

Lima bandara penerima itu adalah Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Bandara Kertajati (Majalengka), Bandara Pondok Cabe (Jakarta) dan Bandara Budiarto (Tangerang).

Direktur Utama perseroan Muhammad Awaluddin mengatakan skenario perpindahan operasional penerbangan dirumuskan oleh tim Operation Readiness and Airport Transfer (ORAT) yang dibentuk AP II.

baca juga:

“Tim ORAT bersama stakeholder antara lain Kemenhub, Kantor Otoritas Bandara Wilayah I, AirNav Indonesia, maskapai dan ground handling telah menyusun skenario perpindahan sejak sekitar dua bulan lalu” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (23/1/2022). 

Awaluddin mengatakan terdapat total 21 operator penerbangan terdiri dari 2 maskapai niaga berjadwal, 17 maskapai niaga tidak berjadwal dan 2 maskapai kargo, dengan total jumlah armada 67 unit pesawat, ditambah juga 12 unit pesawat militer yang akan berpindah operasional.

Sementara itu Direktur Operasi dan Servis AP II Muhamad Wasid menjelaskan maskapai niaga tidak berjadwal dari Bandara Halim Perdana Kusuma dipindah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Pondok Cabe dan Bandara Budiarto.

Pesawat maskapai niaga tidak berjadwal yang pindah operasional ke Bandara Soekarno-Hatta.  Pelaksanaan perpindahan operator ground handling direncanakan pada 22 hingga 24 Januari 2022.

“Fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara penerima dipastikan dapat menangani perpindahan armada, memperhitungkan fasilitas-fasilitas seperti runway, apron, dan taxiway,” jelas Muhamad Wasid.

Selanjutnya pelaksanaan perpindahan operasional penerbangan militer 3 Skadron Udara (Skadud) direncanakan 24 - 25 Januari 2022. Skadud 17 pindah ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Skadud 2 dan Skadud 31 ke Bandara Husein Sastranegara.