News

Band Ukraina Menang Eurovision, Zelenksy Bersumpah Bakal Jadikan Mariupol Tuan Rumah untuk Kontes Tahun Depan

"Keberanian kami mengesankan dunia, musik kami menaklukkan Eropa! Tahun depan Ukraina akan menjadi tuan rumah Eurovision!" kata Zelensky.


Band Ukraina Menang Eurovision, Zelenksy Bersumpah Bakal Jadikan Mariupol Tuan Rumah untuk Kontes Tahun Depan
Kalush Orchestra memegang bendera Ukraina usai memenangkan Kontes Lagu Eurovision 2022, di Italia (Marco Bertorello/AFP)

AKURAT.CO  Kemenangan band Ukraina atas Kontes Lagu Eurovision telah dipuji oleh presiden negara itu, Volodymyr Zelensky.

Zelenskiy bahkan mengatakan janji akan menjadikan Mariupol menjadi tuan rumah untuk acara final ajang musik tersebut. Ia mengatakan bahwa negaranya yang sedang diperangi akan melakukan yang terbaik, demi mencapai cita-cita itu.

Ukraina telah menjalani perang yang dimulai dari invansi tetangganya, Rusia pada 24 Febuari lalu. Hampir tiga bulan berlalu, konflik Rusia-Ukraina belum menemui tanda-tanda reda, di mana Mariupol tetap menjadi kota yang terkepung dengan krisis kemanusiaan terburuk.

baca juga:

Namun, setelah Kalush Orchestra memenangkan kontes bergengsi Eurovision pada Sabtu (14/5) malam, optimisme untuk Ukraina semakin diperlihatkan Zelenksy. Melalui Telegram, ia pun bersumpah akan menjadikan Ukraina sebagai tuan rumah Eurovision tahun depan. 

"Keberanian kami mengesankan dunia, musik kami menaklukkan Eropa! Tahun depan Ukraina akan menjadi tuan rumah Eurovision!" kata Zelensky.

Vokalisnya, Oleg Psiuk, telah sukses memanfaatkan audiens global yang sangat besar. Tahun lalu, Eurovision berhasil meraup perhatian lebih dari 180 juta orang. Menggunakan kesempatan itu, Psiuk dan kawan-kawannya pun membuat permohonan yang berapi-api untuk membebaskan orang-orang yang masih terjebak di pabrik baja Mariupol yang terkepung.

"Bantu Azovstal, sekarang juga," kata ucap Psiuk memohon. 

European Broadcasting Union (EBU), yang menyelenggarakan kontes tersebut, mengaku tidak akan mengambil tindakan terhadap band itu, yang telah menggunakan panggung untuk membuat pernyataan tentang perang.

"Kami memahami perasaan mendalam yang terjadi di sekitar Ukraina pada saat ini. Kami percaya komentar Kalush Orchestra dan seniman lain yang menyatakan dukungan kepada rakyat Ukraina lebih ke arah kemanusiaan daripada tentang politik," ucap EBU, dalam sebuah pernyataan.